{"id":449,"date":"2026-07-25T02:54:12","date_gmt":"2026-07-25T02:54:12","guid":{"rendered":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/?p=449"},"modified":"2026-07-25T02:54:14","modified_gmt":"2026-07-25T02:54:14","slug":"apakah-kematian-itu-adalah-kehendak-yang-kuasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/2026\/07\/25\/apakah-kematian-itu-adalah-kehendak-yang-kuasa\/","title":{"rendered":"Apakah kematian itu adalah KEHENDAK yang KUASA?"},"content":{"rendered":"\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Gantharwa \u2013 September 7, 2007<br>Topik 3<br>Apakah kematian itu adalah KEHENDAK yang KUASA?<\/li>\n\n\n\n<li>Sujiatmoko \u2013 September 11, 2007<br>Salamu\u2019alaikum Kadhang Sedoyo,<br>Kematian adalah Kehendak Allah Yang Maha Agung dan telah ditentukan Allah\u2026<br>Hanya saja manusia bisa memilih jalan \u2018Kematian\u2019 tersebut \u2026<br>Wassalamu\u2019alaikum<br>Salam Sejati<br>Sujiatmoko<\/li>\n\n\n\n<li>asukowe \u2013 September 21, 2007<br>Bisa memilih? seperti bunuh diri?<\/li>\n\n\n\n<li>Sujiatmoko \u2013 September 21, 2007<br>Salah satunya \u2026<\/li>\n\n\n\n<li>asukowe \u2013 September 21, 2007<br>Kalau seperti kematian Siti jenar itu, pada tingkatan yang seperti apa manusia bisa?<\/li>\n\n\n\n<li>Sujiatmoko \u2013 September 21, 2007<br>Pada tingkatan dimana Kuasa Allah telah meliputi Roh dan Jasadnya\u2026 dimana kuasa Allah telah diberikan kepada nya secara \u2018Penuh\u2019. Pandangannya adalah \u2018Pandangan\u2019 Allah \u2026 pendengarannya adalah \u2018Pendengaran\u2019 Allah\u2026 dan Kehendaknya adalah \u2018Kehendak\u2019 Allah karena Ruh dalam jasadnya sudah menyatu dengan Ruh Allah.<br>Inilah konsep \u2018Manunggal Kawulo lan Gusti\u2019. Bersatunya CIPTO, ROSO, KARYO dan KARSO bersama-sama dengan Gusti Allah Yang Maha Agung \u2026<br>Inilah, tingkatan Ma\u2019rifatullah \u2026<\/li>\n\n\n\n<li>asukowe \u2013 September 21, 2007<br>Bagaimana cara merayu Allah supaya menyerahkan kuasa-Nya?<\/li>\n\n\n\n<li>adjie digdaja \u2013 September 22, 2007<br>judul yg menarik\u2026<br>Kematian itu bukan kehendak Gusti\u2026<br>kematian jasad adalah bagian skenario yg harus di jalani..<br>Allah MENGETAHUI kematian tapi TIDAK MENGHENDAKI\u2026.<br>jasad pasti mati karena memiliki keterbatasan\u2026sedangkan ruh adalah kekal toh\u2026<br>pernah dengar ada yg jasad serta ruh nya ke surga?sami aji adalah salah satunya\u2026<br>jadi mau pilih yg mana?<\/li>\n\n\n\n<li>Sujiatmoko \u2013 September 24, 2007<br>Salamu\u2019alaikum Kadang Sedoyo,<br>Pertanyaan yang menarik :<br>\u2018Bagaimana cara merayu Allah supaya menyerahkan Kuasa-NYA ?\u2019<br>Semisal, Kalau untuk merayu manusia saja kita harus \u2018merendahkan diri\u2019\u2026 \u2018memuji\u2019 yang dirayu \u2026 \u2018berjanji untuk setia\u2019 kepada yang dirayu \u2026 dan lain sebagainya dimana dengan harapan manusia\/mahluk yang dirayu tersebut mau \u2018jatuh hati\u2019 kepada kita, maka kita harus lebih dasyat melakukan rayuan tersebut dibandingkan jika kita merayu manusia\/mahluk lainnya.<br>Dengan menjalankan syariat pada keyakinan masing-masing dengan baik, benar, tekun dan setia maka segala pembatas\/hijab yang menjadi \u2018penghalang\u2019 atas kebersatuan\/kemanunggalan Ruh Allah yang ada dalam jasad manusia dengan Ruh Allah Yang berada di Arasy\u2019 akan terjadi. Disinilah Kuasa ROH akan berlaku terhadap jasad dan kehidupan alam nyata ini. Inilah hasil dari rayuan yang kita lakukan kepada Allah untuk menyerahkan kuasa-NYA dengan penuh.<br>Jangan kan pada \u2018ucapan yang menjadi kenyataan\u2019 \u2026 \u2018suara hati\u2019 saja akan menjadi kenyataan \u2026 segala hijab akan dibuka dan semua rahasia akan terbuka, semuanya \u2026<br>Kebenaran akan kita dapatkan melalui Qolbu (hati nurani) dan akal pikiran tidak akan mampu lagi \u2018ikut campur\u2019 atas apa yang \u2018akan, sedang, dan telah\u2019 terjadi \u2026.<br>Semoga membantu \u2026<br>Salam Sejati<br>Sujiatmoko<\/li>\n\n\n\n<li>antx \u2013 September 28, 2007<br>Salam damai \u2026<br>Menurut saya, kehendak Tuhan selalu baik adanya \u2026<br>dan apabila kita merasakan \u201ckehendak Tuhan\u201d sebagai hal yg buruk, maka ada sesuatu yang \u201ckeliru\u201d dan kita berada pada posisi yang tidak sinergi dengan kehendak Tuhan \u2013 Hyang Alam Semesta \u2026 dengan kata lain, re-fresh diri kita untuk kembali \u201cbersatu\u201d dengan kehendak Tuhan.<br>Dengan demikian,<br>Kematian yang merupakan kehendak Tuhan, akan selalu mengasilkan kebahagiaan yang paripurna \u2026<br>Bagi yang meninggal, itu adalah proses pencapaian kebahagian yang paripurna bersama dengan Tuhan.<br>Apakah ada kematian yang bukan kehendak Tuhan ?<br>ada \u2026<br>Namun tidak akan pernah terjadi pada orang-orang yang berada pada posisi sinergi dengan kehendak Tuhan \u2013 Hyang Alam Semesta.<\/li>\n\n\n\n<li>bella \u2013 September 29, 2007<br>hi apa khabar? saya cuman mau nanya bisakah anda mendapatkan foto2 kanjeng ratu ama patihnya nyi roro kidul pls?<\/li>\n\n\n\n<li>asukowe \u2013 September 29, 2007<br>Matur Thank U kang Sujiatmoko atas pencerahannya<\/li>\n\n\n\n<li>GueSS \u2013 Oktober 9, 2007<br>aku hanyalah sebutir debu yang pernah mengotori singgasana-Nya<\/li>\n\n\n\n<li>GueSS \u2013 Oktober 9, 2007<br>kematian berarti tidak merasakan apa-apa atau sesuatu yang telah berlalu dan hanya meningglkan cerita, kalau yang dimaksud hilangnya nyawa karena berbagai sebab karena sengaja atau tidak atau sudah sampai masa akhirnya (titi wanci), itu karena sebab-sebab alamiah.<\/li>\n\n\n\n<li>Sujiatmoko \u2013 Oktober 9, 2007<br>Sami-sami Kang ASKW \u2026<\/li>\n\n\n\n<li>Pandji hasmorobangun \u2013 Oktober 13, 2007<br>kematian adalah kelahiran dan kehidupan yg sesungguhnya<\/li>\n\n\n\n<li>Rm Pandji Hasmorobangun \u2013 Oktober 17, 2007<br>sesungguhnya kehidupan kita ini merupakan penjara yang semua penderitaan dan siksa ada saat kita hidup ,seperti kelaparan ,sakit, miskin , cacat , ketertindasan , fitnah , pemerkosaan pembunuhan , dan lain sebagainya .kita terpenjara dalam raga yg hanya mempunyai satu dimensi ,kehidupan yg sekarang kita jalani ini adalah neraka kematiian yg sesungguhnya ..kehidupan yg sesungguhnya kan datang ketika roh kita keluar dari tubuh di mana kita terbebas dari rasa lapar, sakit , kaya atau miskin dan tidak terbatas pada dimensi ruang dan waktu di mana semua yg kita inginkan dapat kita dapatkan itulah inti dari sebuah kehidupan yaitu kelanggengan yg abadi ..terima kasih<\/li>\n\n\n\n<li>koyank \u2013 Oktober 30, 2007<br>Komponen manusia :<br>\u2013 Jasmani \/ jasad = adanya Wujud,<br>\u2013 Jiwa \/ Nafs \/ Pribadi \/ Ego = adanya Kemauan,<br>\u2013 Ruh = adanya Hidup<br>dari ketiga komponen hanya JIWA yg mengalami kematian..saat manusia sudah mencapai tataran menyatu \/ manunggal dg gustinya maka sudah tidak kemauan\/kehendak pribadinya \/ egonya\u2026yg ada kehendak Tuhan-Nya.<br>Sepotong pandangan yg bisa salah, karena kebenaran datangnya dari Tuhan &amp; manusia tidak luput dari khilaf dan salah.<br>Nuwun,<\/li>\n\n\n\n<li>y.Hendrayana \u2013 Oktober 31, 2007<br>pintar lan pandai orang sekarang ya<\/li>\n\n\n\n<li>Karebet \u2013 Nopember 4, 2007<br>hmmm kok banyak yang sok tau tentang kehendak \u201callah\u201d hebat hebat \u2026 wis ndak punya dosa kali. Bahas mati ? ada2 aja, kl menurutku ya berbuat baik aja, gak usah menyakiti makluk lainnya, masalah mati besok atau bulan depan ya terserah. Urusan siapa mati ? ya nggak usah diurusin, urusin awake dhewe wae kali.<br>nuwun<\/li>\n\n\n\n<li>antx2003 \u2013 Nopember 5, 2007<br>Salam Damai BL \u2026<br>He..he.. Iya sih, emang 100% kehendak Tuhan \u2026 Apakah itu sok tau ? ya \u2026 mungkin juga sih \u2026 hehhee, apakah itu hebat ? ga juga \u2026 wong itu bagaimana kita menghayati hidup yang sudah dikasih Tuhan pada kita kok \u2026<br>Kematian pasti akan datang \u2026 sekarang masalahnya \u2026 pertanggungjawaban atas nikmat hidup yg diberikan Tuhan itu bagaimana ?<br>Hehehe .. betul, kita harus berbuat baik (yg bagaimana itu ? bagaimana dengan baik-bijak dll ? cukupkah baik itu ?)<br>Ga usah menyakiti makluk lain \u2026 itu juga betul, tapi hanya itukah ?<br>hehhe \u2026 dan apakah hanya ini yg harus kita pertanggungjawabkan kelak? kalo memang hanya itu .. ya berarti sudah selesai, ga usah dibahas lagi \u2026 hehhee \u2026<br>pareng .. antx<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi \u2013 Nopember 8, 2007<br>saya akan bercerita selanjutnya terserah anda dalam menentukan apakah kematian itu kehendak Allah atau Bukan<br>Dulu sebulan sebelum kakek dan nenekku meninggal dunia, kakekku sudah mempersiapkan kekeb ( tutup buat orang meninggal) ketika ibuku bertanya tentang hal itu kakekku hanya berkata ini untuk persiapan jikalau besok kakek dan nenek meninggal.setelah kakek selesai membuat kekeb dari kayu jati kemudian kakek dan nenek memanggil ibuku dan terjadilah dialog seperti ini<br>Kakek \u201d Neng ( kakek biasa memanggil ibuku dengan sebutan eneng) kalau Apa dan Eni meninggal kira2x sieneng mau siapa duluan yang meninggal\u201d<br>ibuku hanya menjawab kalau boleh milih mendingan Apa dulu saja yang meninggal soalnya eneng belum punya anak nanti kalau punya anak kalau siEni nggak ada siapa yang ngurusin eneng.<br>kemudian Nenekku berkata \u201d ya udah kalau gitu Eni menginggalnya nanti saja kalau siEneng sudah melahirkan karena Eni juga pengen ngeliat cucu Eni.<br>Setelah terjadi dialog seperti diatas besoknya kakekku meninggal Dunia dan Nenekku meninggal sehari setelah kelahiran Kakakku.<br>saya dapat cerita ini dari ibuku sendiri.<br>saya punya Eyang ketika beliau sakit parah semua mengkhawatirkannya beliau hanya bilang tenang saja tidak perlu khawatir karena perjalanan eyang masih jauh.<br>dan Alhamdulillah sampai saat ini Eyangku masih sehat walafiat.<br>jadi sebenarnya\/hakekatnya semua manusia sudah ditentukan akan hari kematiannya.<br>Gusti Allah hanya menentukan saatnya saja masalah tempat tidak ditentukan.<br>Contohnya begini.<br>Ketika seseorang meninggal ditempat pelacuran apakah itu takdir\/kehendak Allah bahwa dia harus mati ditempat pelacuran??kalau seandainya orang tersebut tahu kalau hari itu dia akan Mati apakah dia masih berani untuk main ketempat pelacuran??<br>Makanya pergunakanlah sisa waktu kita selama hidup untuk mencari ilmu agar kita bisa tahu akan hari kematian kita sendiri sehingga kita bisa mempersiapkannya sebaik mungkin.<br>Untuk Semuanya semoga Apa yang saudara2xku cari bisa kalian<br>dapatkan sebelum ajal menjemput.<br>Salam Hormat saya untuk semuanya.<br>Silih Asah Silih Asih Silih Asuh Silih Wangi<\/li>\n\n\n\n<li>ynop do \u2013 Nopember 8, 2007<br>kematian dapat di kategorikan sebagai sesuatu yang tidak bergerak, diantaranya kematian hati, kematian akal pikiran, kematian jiwa raga<br>kematian hati merupakan jasad yang hidup, daging yang tumbuh, dan jantung serta paru juga otak yang berfungsi dengan baik.<br>sehingga menjadikan mahluk yang sangat tidak toleran, sombong bahkan sadis ataupun bengis.<br>kematian akal pikiran adalah ketika tidak berfungsinya nalar dan rasio, hanya sebatas khayalan imajinasi, sehingga menjadikan ambisius, obsesi yang tak mungkin dilakukan atau bahkan nonsense. menjadi pemalas, mungkin gila.<br>kematian jiwa raga, suatu moment kompleks dengan waktu tempat serta tanpa tanda peringatan apapun sekalipun, saat terjadinya perpisahan antara jiwa (ruh) dengan raga (jasad) yang tidak ada satu orang pun dapat merencanakan memahami dan menghindarinya sesuai dengan ketentuan yang telah diberlakukan,<br>bahwa,<br>lahir, rejeki, jodoh, mati merupakan suratan takdir yang tidak dapat di ingkari oleh seluruh pendahulu juga penghuni bumi ini.<\/li>\n\n\n\n<li>citra \u2013 Nopember 8, 2007<br>menurut saya kematian itu sebenarnya tidak ada karena sesungguhnya jiwa itu terus hidup.<br>yang ada hanyalah perpindahan raga.<br>jadi, kalo kematian diartikan sbg terpisahnya iwa dengan raganya, itu memang sudah kehendak yang KUASA. Dia tau kapan jiwa harus berpindah untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi lagi..maka yang terjadi, terjadilah..<br>nuwun..<\/li>\n\n\n\n<li>panji hasmorobangun \u2013 Nopember 8, 2007<br>sebenarnya menurut saya kematian adalah kehendak takdir atau klo di bahasakan secara awam mungkin telah habisnya kontrak di dunia dan takdirpun misteri tidak ada seorangpun yg tau kehendak siapakah kematian itu .tapi menurut saya itu adalah kehendak dari yg menciptakan kita .untuk siapa yg menciptakan itu juga misteri bagi saya pribadi .karena selama ini saya bvelum pernah berjumpa dengan sang pencipta .di dunia ini semua hanya cerita dan tidak seorangpun yg bisa membuktikan secara real tentang sang maha pencipta .itulah alasan saya kenapa saya ngangsu kangruh atau belajar di gantharwa agar saya dapat memperoleh jawaban tentang siapa yang menciptakan saya dan kenapa saya ada di dunia atau di lahirkan terima kasih<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Nopember 9, 2007<br>tuk Siliwangi<br>penjelasan mas, enak tuk dicerna. tulis2, soal hari kematin nih mas\u2026kalo ada pengunduran hari kematian karena amalan seseorang bagaimana?..soalnya kalo menurutku sih, hari kematian tuh gak ditentukan..tapi semuanya atas kehendak Sang Pencipta\u2026<br>Nah kalo Nenek dan Kekek mas..menurutku, mereka bisa menangkap kehendak Sang Pencipta tentang kematian mereka sendiri.<br>meskipun begitu, ilmu apa sih mas yang bisa bikin kita tahu hari kematian sendiri?\u2026..soalnya ada saudaraku nih yang pernah mati suri\u2026dan dia juga bisa liat sebab kematiannya dan kematian itu sendiri kelak.<br>makasih\u2026.<\/li>\n\n\n\n<li>Adi \u2013 Nopember 9, 2007<br>Buat mas siliwangi. Cerita kakek neneknya yg dapat memilih hari kematian nya cukup amazing. Mungkin permohonan doa neneknya mas siliwangi yg dapat memperpanjang umur beliau. Ada fenomena lain yg bisa di sharing? Matur nuwun.<\/li>\n\n\n\n<li>Syeh siti Jenar \u2013 Nopember 9, 2007<br>Siapa yang selalu berusaha membersihkan fikiran, ucapan dan perbuatan akan menemukan itu, bahkan lebih, puncak tertinggi pencarian adalah bertemu dengan dzat Wajibul Wujud, dijamin selamat ndonyo akherat.<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi \u2013 Nopember 9, 2007<br>Mas Sanjaya kalau kita masih berbicara hanya menurutku,menurut si A,menurut si B maka kita tidak akan bisa mendapatkan jawaban pastinya karena hanya menurut akal pikiran dan bukan menurut ilmu yang kita miliki.<br>Disinilah gunanya kita menuntut ilmu agar ketika kita berbicara maka apa yang kita bicarakan bukan lagi menurut\/berdasarkan akal pikiran tetapi berdasarkan ilmu.<br>contohnya begini.<br>Semua orang tahu bahwa air itu sangat dibutuhkan oleh tubuh akan tetapi ketika kita ditanya apa penyebab air sangat dibutuhkan oleh tubuh maka jawabannya akan sangat beragam sesuai dengan pengetahuannya masing2x.<br>kalau pertanyaan tersebut dijawab dengan akal pikiran ( orang awam ) maka jawabannya adalah ya..sebagai penawar rasa haus.<br>akan tetapi jikalau yang menjawabnya orang yang berilmu maka dapat dipastikan orang tersebut bisa menguraikan kenapa air itu sangat dibutuhkan oleh tubuh beserta penjelasannya.<br>disinilah pentingnya kita belajar sehingga ketika seseorang bertanya kepada kita maka kita bisa menjawabnya dengan pasti berdasarkan ilmu yang kita miliki.<br>begitu pula tentang kematian bagaimana bisa kita tahu akan alam kematian jikalau kita sendiri tidak tahu akan hakekat dari kematian itu sendiri.<br>hakekatnya kematian itu sudah ditentukan tinggal kita sendiri yang memilih mau mati dengan waktu yang sudah ditentukan ataukah dengan kemauan kita sendiri.<br>kalau mau cepet ya\u2026bunuh diri aja ha..ha..ha\u2026..<br>Untuk mas sanjaya teruskan belajarnya jangan pernah bosan untuk bertanya karena kalau bosan bertanya ya\u2026mendingan bengong aja ha..ha..ha\u2026<\/li>\n\n\n\n<li>ynop do \u2013 Nopember 9, 2007<br>air dengan udara lebih penting mana sih\u2026.??<\/li>\n\n\n\n<li>Franz \u2013 Nopember 9, 2007<br>Salam Kasih,<br>Kalau menurut saya tetap pada intinya Kematian adalah KEHENDAK yang KUASA. Tapi harus diingat setelah Kematian kita akan LAHIR BARU dikehidupan LAIN DIMENSI.<br>Sepengetahuan saya, Sesungguhnya Tiap orang yang PEKA akan mengetahui beberapa jam atau satu hari sebelum Hari Kematiannya.<br>Apabila Orang tersebut lebih DEKAT LAGI (Mungkin lebih mengerti akan MANUNGGALING KAWULA LAN GUSTI) akan semakin mengetahui lebih lama lagi akan Hari Kematiannya.<br>Mengenai Pengunduran Hari Kematian (Umurnya diperpanjang), saya rasa BAGAIMANA Kedekatan Orang Tersebut dengan Yang Kuasa dan harus dilihat dulu, apakah dalam tubuhnya masih sehat semua. Dan itupun TIDAK DAPAT TERUS MENERUS (nanti jadi Highlander dong).<br>Kalau menurut cerita: seperti Bp. Pembangunan kita sudah mendapatkan perpanjangan Umur.<br>Pernah saya mendapatkan informasi :Ada Renungan dari Prabu Siliwangi (mudah-mudahan benar penulisannya):<br>\u2013 Dari Mana kita berasal<br>\u2013 Untuk Apa kita Hidup<br>\u2013 Kemana Kita akan Pulang<br>Jangan lupa ada satu lagi Ilmu Dunia Akhirat.<br>TAKDIR TIDAK SAMA DENGAN NASIB.<br>Orang dapat merubah nasib, Tapi Takdir Orang tidak dapt merubahnya (yang hanya dapat merubah adalah YANG MAHA KUASA)<br>Salam Sejati<br>Franz<\/li>\n\n\n\n<li>ALONER \u2013 Nopember 9, 2007<br>berawal..<br>dari dimensi tanpa dimensi.. dari wujud tanpa wujud<br>KUN FAYAKUN<br>gema kalamullah.. menggetarkan dimensi sunyi<br>menimbulkan arus perputaran.. kabut tersamar<br>cahaya mengkristal bertebaran mengelilingi pusat kalam<br>LAA ILAAHA ILLALLAH<br>menghujam bertubi-tubi.. dalam dada tiap makhluk<br>menimbulkan tangis.. bumi dengan langit<br>memasuki rongga-rongga.. antara dua dunia<br>menitiskan isbat.. kehadiran kehidupan<br>berjalan meniti.. garis edaran<br>menyatukan dua alam.. diikat kasih asmara suci<br>menumbuhkan benih.. biji pengisi kekosongan<br>menggelar kisah-kisah kehidupan<br>cerita tangis dan tawa.. sedih dan gembira<br>dalam panggung dunia.. kesementaraan<br>berjalan dalam kepayahan.. dengan selalu memohon<br>kekuatan.. Yang Maha Pencipta Agung<br>agar memahami sabab-musabab.. Sunatullah<br>agar dapat kembali..<br>kehadirat pemegang tertinggi..<br>Sang Maha Pentahta Titah-Titah Hidup<br>dalam hakikat kehidupan yang selalu berputar<br>dengan harapan..<br>untuk dapat mencapai..<br>Kedamaian dan Ketentraman..<br>Seutuh-utuhnya<br>A \u2013 A \u201cInsya Allah\u201d<br>I AM<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Nopember 10, 2007<br>tuk Siliwangi..<br>sengaja aku memakai menurutku..supaya mas bisa memberi saran, pendapat, kritikan..biar aku lebih berwawasan dan gak saklek. gak jarang kok sebuah ilmu pengetahuan terlahir atas dasar \u201cmenurutku\u201d\u2026he\u2026he\u2026he\u2026<br>sip deh mas pendapatmu\u2026..kutunggu balasannya yah\u2026.<br>tuk ynop do..<br>penting semua\u2026.dong\u2026<\/li>\n\n\n\n<li>Adi \u2013 Nopember 10, 2007<br>Buat mas panji asmorobangun, 8 nopember. Jika tidak salah, sebenarnya seorang manusia sebelum 3 tahun sampai H-1 akan mendapatkan tanda tanda saat kematiannya tiba. Salah satu contohnya adalah sering mengalami mimpi bertemu orangtua dan atau leluhur yg sudah wafat. Namun sensitivitas seseorang membaca tanda2 kematiannya juga bervariasi. Karena kesibukan dan keterlenaan dalam menjalani hidup, seseorang tidak sensitif membaca tanda2 itu. Pada orang yg tingkat kepasrahannya dan kedekatannya dgn Yang Maha Pencipta akan membuat dia dapat memperkirakan kapan dia akan meninggal. Matur nuwun. Adi.<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Nopember 10, 2007<br>tuk Adi<br>tergantung amalannya mas\u2026.kalo amalannya baik, tanda kematiannya bisa didapatkan sepuluh tahun sebelumnya\u2026.atau lebih.<br>hati yang kotor tuh salah satu yang membuat gak sensitif dalam membaca tanda \u2013 tanda kematian.<br>contoh nyatanya:<br>dulu sebelum mati, beberapa jam sebelumnya\u2019 aku ingat betul pagi itu jam 06.40 kakakku bercerita\u2026kalo tadi malam ia bermimpi bertemu dengan seseorang yang mengaku Malaikat Pencabut nyawanya. Dia (kakakku) bilang, bahwa malaikat tuh berkata..\u201dHari ini, aku akan membawamu bersamaku\u201d..Kakakku menjawab, \u201cAku bersedia\u201d. kemudian kakakku berangkat ke sekolah naik motor pukul 06.55. mungkin karena tergesa \u2013 gesa (takut telat), ia mengebut. terus\u2026.jam 07.15, ada polisi datang ke rumah kami. Dia mengatakan bahwa kakakku meninggal seketika karena kecelakaan. ibuku sempat pingsan.<br>sesampainya di rumah sakit, ibuku menangis saat mau dimandikan dan dikafani, suster kaget karena badan yang semula hancur menjadi utuh lagi, kemudian dokter dan kami datang tuk melihat jasad kakakku. waktu itu sudah ada dua jam, gak tahunya saat dokter menyentuh jasad kakakku, ia hidup lagi. aku, dokter dan ibuku langsung pingsan. susternya yang teriak \u2013 teriak.<br>selama 1 bulan, kakakku amnesia. dia hanya diam, tak berkata 1 pun. setelah 1 bulan lebih dua hari, kakakku kembali seperti biasa. tapi ada yang aneh, sifat, watak dan prilaku 180 derajat berbeda dan juga ingatannya sebelum mati hilang semua. selain itu,: 1. kakakku juga bisa melihat makhluk halus dan komunikasi dengan mereka<\/li>\n\n\n\n<li>setiap kali melihat manusia, kepalanya (manusia tersebut) yang dilihat kakakku pasti berwujud kepala binatang.<\/li>\n\n\n\n<li>bisa melihat api kehidupan manusia di atas kepalanya bahkan bisa melihat karmapala seseorang, cara matinya, masa lalunya, masa depan dan kapan dia mati.<\/li>\n\n\n\n<li>bisa mencium bau tubuh seseorang karena amalnya<\/li>\n\n\n\n<li>merasakan alam dan isinya, dll.<br>yang aku ceritakan tuh tanda \u2013 tanda kematian dan kehidupan lagi kakakku. menurut kalian bagaimana?<br>dan menurut mas Adi pribadi?\u2026.<\/li>\n\n\n\n<li>wisnu wardhani \u2013 Nopember 10, 2007<br>mas siti jenar\u2026<br>nama itu cukup bagus, dan dekat dengan AKU. semoga mas yang ber-ID syekh siti jenar cukup mengenal AKU.<\/li>\n\n\n\n<li>Adi \u2013 Nopember 10, 2007<br>Buat mas sanjaya, 10 nopember. Pada prinsipnya, saya setuju dgn pendapat mas sanjaya bahwa amalan seseorang juga membuat orang tersebut dapat membaca kapan saat kematian tiba. Pendapat pribadi tentang peristiwa kecelakaan itu sudah pernah saya diskusikan dgn si pelaku peristiwa via email pribadi beberapa minggu yg lalu. Bisa ditanyakan ke beliau (kakak mas Sanjaya). Matur nuwun. Adi.<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Nopember 10, 2007<br>tuk Adi\u2026.<br>gak berani\u2026aku pengennya pendapat mas langsung<\/li>\n\n\n\n<li>Adi \u2013 Nopember 10, 2007<br>Buat mas sanjaya. Via email pribadi saja ya, mas? Oya sepertinya mas siliwangi lebih ahli dalam menjelaskan peristiwa seperti itu. Bukan nya mas siliwangi pernah cerita kalo neneknya dapat mengetahui saat kematian nya. Matur nuwun. Adi.<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi \u2013 Nopember 10, 2007<br>Tuk Sanjaya,<br>Memang betul awalnya ilmu itu berasal dari ketidaktahuan akan sesuatu sehingga timbul kata\u2026apa benar?\u2026benarkah?\u2026.apa mungkin?\u2026mungkinkah? dari pertanyaan2x tersebut kemudian kembali lagi kepada diri kita apakah pertanyaan2x tersebut kemudian kita sikapi dengan mencari jawabannya\/Pembuktian ataukah tidak.<br>Contohnya begini.<br>ketika kita mendengar bahwa alam jin itu begini dan begitu trus kehidupannya pun begini dan begitu maka yang timbul dipikiran kita adalah, apa benar kehidupan Jin itu seperti yang kita dengar?<br>Untuk mengetahui kebenaran\/membuktikan berita tersebut tentunya kita akan belajar ilmu untuk menembus alam jin tersebut untuk memastikan apakah berita yang kita dengar itu benar ataukah tidak ( berita tentang kehidupan alam Jin ) setelah kita tau maka tentunya kita akan mempunyai jawaban tersendiri akan berita tersebut apakah membenarkan ataukah tidak berdasarkan Ilmu dan pengalaman melihat Alam tersebut.<br>Jadi kedepannya ketika kita mendapatkan pertanyaan dari orang lain, kita bisa menjawabnya berdasarkan ilmu dan pengalaman kita sendiri bukan katanya lagi.<br>dan ketika kita mendengar berita dari orang lain kita pun tidak langsung percaya sebelum membuktikannya sendiri.<br>itulah sejatinya ilmu yaitu memberikan jawaban yang pasti dari setiap persoalan.<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Nopember 10, 2007<br>Tuk Siliwangi:<br>pendapat pasti?\u2026pasti tuk diri sendiri. karena kebanyakan pengalaman \u2013 pengalaman sendiri.<br>eh iya, kalo pendapat mas gimana soal pengalaman saudaraku?\u2026<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi \u2013 Nopember 10, 2007<br>Untuk memastikan jawaban suatu masalah itu diperlukan investigasi<br>kita ambil contoh kejadian yang menimpa saudara Mas Sanjaya<br>Untuk menjawab pertanyaan tersebut tidaklah mudah karena banyak sekali yang harus diselidiki terlebih dahulu tentang cerita tersebut.<br>pertama yang harus aku lakukan adalah bertanya pada batin saudara mas Sanjaya sendiri apakah cerita itu benar atau tidak,kemudian aku juga harus bertanya sama pendamping saudara mas sendiri tentang kejadian tersebut apakah sesuai dengan cerita mas ataukah tidak,termasuk jasad yang hancur kemudian utuh kembali. kalau seandainya Benar ilmu apa yang bisa membuatnya seperti itu ( jasad kembali utuh padahal tadinya sudah hancur ) jadi untuk menjawab hal tersebut tidak mudah karena investigasinya bisa memerlukan 2 malem untuk mendapatkan jawaban pastinya kenapa bisa seperti itu.<br>akan tetapi menurut pendapat saya syukuri saja apa yang telah terjadi sama Saudara Mas Sanjaya tersebut karena dengan kejadian tersebut sekarang saudara Mas sudah bisa menolong orang2x yang memang memerlukan bantuan, terutama keluarganya sendiri termasuk MAs Sanjaya ( bisa diajak sharing ).<br>\u201cTerus belajar jangan pernah bosan\u201d<\/li>\n\n\n\n<li>ynop do \u2013 Nopember 10, 2007<br>tuk sanjaya membahas mengenai masalah air dan udara !!<br>penting dua-duanya\u2026 tapi mengapa ketika manusia sudah menjadi jasad dan tidak membutuhkan udara, ternyata sangat membutuhkan air dalam proses peleburan jasad tersebut.<br>juga,<br>mengenai kakak nya yang telah mengalami masa kematian dan mendapatkan kehidupan baru\u2026<br>dulu sewaktu saya masih sma,<br>ada salah satu guru saya, juga mengalami hal tersebut bahkan berulang-ulang (menurut teman kerabat sesama guru dan keluargany)\u2026..<br>beliau tidak mengalami amnesia dan shock \/ depresi<br>hanya tidak makan selama 3 \u2013 5 minggu, tetap minum<br>memang mendapatkan keistimewaan khusus<br>dalam hal pengobatan,<br>dan tetap menjalankan kehidupan normalnya<br>ingatannya tidak berkurang sedikitpun<br>sehat wal afiat amin<\/li>\n\n\n\n<li>ynop do \u2013 Nopember 10, 2007<br>ada hal yang membuat saya bertanya<br>manusia berkepala binatang ?<br>apakah hal tersebut yang membuat saudara anda,<br>menjadi amnesia, karena apa yang dilihat bukan merupakan wajah orang yang dikenalnya selama ini.<br>bisa meramalkan ; \u2026\u2026..(inzet, sanjaya)<br>\u201c\u2026.bisa melihat api kehidupan manusia di atas kepalanya bahkan bisa melihat karmapala seseorang, cara matinya, masa lalunya, masa depan dan kapan dia mati\u2026..\u201d<br>maaf apa tidak terlalu berlebihan,<br>padahal pada komentar sebelumnya anda tulis ; \u2026\u2026(inzet ,sanjaya)<br>\u201c..soalnya kalo menurutku sih, hari kematian tuh gak ditentukan..tapi semuanya atas kehendak Sang Pencipta\u2026\u201d<br>mohon pencerahan <em>&#8211;<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Syeh siti jenar \u2013 Nopember 11, 2007<br>Buat wisnu wardhani yang cantik semuanya\u2026.<br>Mudah2an kelebihan2 anda yang anda warisi dari mendiang leluhur anda bisa membuat anda semakin bertaqwa kepada Gusti Alloh.<br>Jangan pernah merasa punya, karena kita hanya dipinjami, suatu saat akan diambil oleh Yang Empunya.<br>Kalu anda muslim amalkanlah empat hal ini supaya hidup kita tak pernah lupa\u2026.<br>Sholat 5 waktu<br>Tahajud<br>Puasa<br>Tafakur<br>Ndak usah dikomentari, kalau berselera makanlah, kalau tak berselera tinggalkanlah.<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Nopember 11, 2007<br>tuk Siliwangi\u2026<br>\u201cbertanya pada batin saudara mas Sanjaya sendiri \u201c, \u201cbertanya sama pendamping saudara mas sendiri \u201c\u2026.maksudnya apa??<br>ilmu?? saudaraku g pernah pake ilmu2..yang macem2 cuma sejak kecil, ia suka binatang apa aja dan tumbuhan\u2026..dia selalu mandang sapapun yang menyakiti binatang\/ tumbuhan dengan tatapan benci\u2026\u2026metik bunga juga termasuk kecuali kalo ngambil buah\u2026tapi klo berlebihan (metik tapi g dimakan alias disia2in) dia memandang mereka juga dengan benci\u2026..(ketara banget)<br>tuk Ynop do:<br>Ynop do pertama\u2026..<br>sapa bilang mas?\u2026\u2026klo g ada udara jasad g akan bisa melebur\u2026..<br>contoh nyata:\u2026 buah apel dibelah dua. belahan pertama dikubur langsung dan yang kedua ditaruh pada tempat yang g bisa dimasukin udara lalu kubur juga . setelah 1 minggu buka lagi\u2026..apa yang terjadi??\u2026belahan pertama akan membusuk dan menyatu dengan tanah, sedangkan yang kedua masih bagus dan masih bisa dimakan\u2026..<br>dari sini kita bisa tahu, udara sangat membantu peleburan dan tanpa udara maka takkan ada peleburan\u2026\u2026<br>(uji coba saudaraku semasa SMA)<br>contoh lain: mummy di mesir\u2026.masih bisa busuk karna masih ada udara masuk walaupun sedikit\u2026\u2026..masuk akal g??<br>Ynop do kedua<br>bukan seperti itu mas\u2026\u2026<br>katanya 1 detik pertama jika liat manusia, dia melihat kepala hewan tapi ada juga wajah manusia yang buruk rupa ,hancur, dan berwarna hitam\/merah pekat lalu detik selanjutnya baru wajahnya yang normal\u2026\u2026..<br>katanya jika berwajah hewan tuh maka sifat orang itu sama ama hewan yang diliatnya itu tapi jika wajahnya ancur dan buruk, item\/merah pekat maka orang itu sedang mendapatkan karmanya\u2026..dan dia klak sengsara mendekati ajal\u2026\u2026jadi bukan karna itu saudaraku amnesia\u2026<br>soal melihat api kehidupan artinya melihat umur orang<br>soal karmapala<br>contohnya :si D ditusuk si Z dengan membabi buta, itu terjadi karna sebelumnya siD pernah menusuk orang tanpa ampun dan ternyata orang tersebut adalah sahabat karib dari si Z \u2026\u2026. itu adalah karma yang harus ditanggung si D karna ulahnya sendiri<br>soal cara matinya \u2026..<br>contoh\u2026si A akan mati dengan cara kecelakaan ditabrak truk..<br>soal kapan dia mati<br>contohnya : si C akan tertabrak bis setelah dia bertengkar dengan pacarnya, jadi bukan harinya mas\u2026\u2026..<br>cermati lagi dong\u2026.<\/li>\n\n\n\n<li>wisnu wardhani \u2013 Nopember 11, 2007<br>tuk syeh siti jenar<br>syariat banget lu\u2026.<br>apakah dengan: Sholat 5 waktu,Tahajud,Puasa,Tafakur<br>bisa mengingatkan tiap muslim atau orang yang beragama islam kepada 4JJI??<br>jika emang seperti itu, hebat sekali\u2026.<br>nah, jika ada orang sholat tetapi pikirannya ama pacar, orang tahajud tapi pikirannya tempat tidur, orang puasa tapi pikirannya kapan bukanya??, orang tafakur tapi pikirannya harta\u2026\u2026\u2026..<br>apakah mereka mengingat 4JJI\u2026.kapan??<br>\u201cNdak usah dikomentari, kalau berselera makanlah, kalau tak berselera tinggalkanlah\u201d<br>seperti sedang emosi aja..tergantung makanannya mas,..kalo enak gue makan,..kalo kagak ya dibuang\u2026.masak tetap di makan..UGD dong\u2026.(cuci perut)<\/li>\n\n\n\n<li>wisnu wardhani \u2013 Nopember 11, 2007<br>oh ya\u2026.tambahan ni.<br>emang lu pikir 4JJI tu tulisan??<br>kalo emang seperti itu, seperti zaman jahiliyah aja. padahal, 4JJI kan bukan tulisan\u2026.<br>peace\u2026\u2026\u2026.<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi \u2013 Nopember 12, 2007<br>Mas Sanjaya Begini maksud saya,<br>Setiap orang pasti memiliki hati nurani ( batin ) dan kalau mas sanjaya tahu bahwa sesungguhnya Batin (hati nurani) itu tidak pernah berbohong.<br>Contohnya begini,<br>kalau ada maling disekitar kita dan tertangkap saya pastikan ketika kita tanya pada maling tersebut dia tidak akan mengaku ( kecuali kalau udah digebukin rame2x he..he..he\u2026baru ngaku), kenapa?<br>karena kalau dia mengaku maka yang ada dipikiran dia adalah digebukin lah , dibakarlah , akan dipenjaralah dll.<br>Akan tetapi kalau kita tanya pada hati nuraninya sendiri saya pastikan dia akan mengakui bahwa dia itu memang benar2x maling atau bukan ( untuk mencapai tahapan ini tidaklah mudah karena butuh ilmu dan kehati2xan).<br>Ketika mas bercerita tentang tubuh yang hancur kemudian utuh kembali kalau benar terjadi ( inipun kalau benar2x terjadi soalnya akukan cuma denger aja ) maka haruslah ada penyebabnya karena ada ilmu2x tertentu yang bisa melakukannya contoh ilmu rawa rontek , pancasona dll.<br>yang harus ditelusuri adalah kenapa bisa sampai begitu apakah saudara mas sendiri memiliki ilmu itu sadar ataupun tidak sadar, ataukah ilmu itu memang diberikan oleh ghaib pendamping saudara mas tanpa dia sendiri menyadarinya ( karena banyak kasus orang yang tidak ngelmu akan tetapi ketika nyawanya terancam ada saja kekuatan2x diluar dirinya yang menolongnya).<br>Mungkin kalau orang berpikir itu sih keajaiban saja tapi kalau aku pasti berpikir ada apa dibalik semua itu.<br>inilah yang dimaksud kenalilah dirimu beserta kekuatan2x yang menyertainya.<br>Masih bingung\u2026\u2026\u2026nanya lagi aja ha\u2026ha\u2026ha\u2026\u2026..<br>Mudah2xan pertanyaan mas Sanjaya dapat mendatangkan ilmu untuk aku dan jawaban akupun bisa menambah ilmu untuk mas Sanjaya bukan ilmu kasaktian akan tetapi ilmu tentang kehidupan.<\/li>\n\n\n\n<li>siti jenar \u2013 Nopember 12, 2007<br>tuk syeh siti jenar<br>syariat banget lu\u2026.<br>apakah dengan: Sholat 5 waktu,Tahajud,Puasa,Tafakur<br>bisa mengingatkan tiap muslim atau orang yang beragama islam kepada 4JJI??<br>jika emang seperti itu, hebat sekali\u2026.<br>nah, jika ada orang sholat tetapi pikirannya ama pacar, orang tahajud tapi pikirannya tempat tidur, orang puasa tapi pikirannya kapan bukanya??, orang tafakur tapi pikirannya harta\u2026\u2026\u2026..<br>apakah mereka mengingat 4JJI\u2026.kapan??<br>\u201cNdak usah dikomentari, kalau berselera makanlah, kalau tak berselera tinggalkanlah\u201d<br>seperti sedang emosi aja..tergantung makanannya mas,..kalo enak gue makan,..kalo kagak ya dibuang\u2026.masak tetap di makan..UGD dong\u2026.(cuci perut)<br>Semua yang anda kemukakan di atas ga ada yang salah, Namun perlu di ingat semua berangkat dari syariat (teori).Kalau pengertian anda tentang syariat spt di atas berarti anda sendiri belum mengerti hakekat yang tersembunyi dibalik syariat(visi misi hidup harus tau), ketika anda merasa pinter, tahu dan tak mau memahami pikiran orang lain, merasa melebihi orang lain secara tak sadar anda telah terjebak pada kesombongan. Saya lihat dan saya ikuti di web ini pendapat2 anda sengaja bertujuan mengetes dan menjajagi kawruh orang lain.<br>Emang lu pikir 4JJI tu tulisan??<br>emang mbak sendiri di jagat ini yang tahu hakekat tuhan? jangan sombong mbak!Memangnya kamu sudah bertemu Hyang Manon, saya yakin anda ga akan pernah ketemu dengan Sang pemilik Cahaya sejati kalau pola pikir sampeyan seperti di atas, di jamin deh.<br>TERIMALAH dengan ikhlas DAN PERGUNKANLAH dengan ikhlas KEMAMPUAN YANG ANDA MILIKI ! jangan membuat dirimu terlena oooo salik.<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Nopember 12, 2007<br>tuk Siliwangi\u2026<br>ilmu tentang kehidupan itu mas yang aku cari\u2026<br>tulis \u2013 tulis mengenai hati nurani\u2026aku masih agak susah membedakan mana yang batin dan mana yang hati\u2026.belum lagi kalo dah sampe tingkatan hati tuk sampai ke hati nurani\u2026nah yang dimaksud mas tentang batin saudaraku itu yang mana?\u2026(itu kalo istilahku)<br>he\u2026he..he..banyak sharing, membuat pandanganku jadi lebih cerah..<br>tuk syeh siti jenar\u2026<br>tersinggung mas yah sama Wisunu Wardhani?\u2026bahasa tulis belum tentu mencerminkan bahasa nyata mas\u2026.di tulisan terkesan sombong, di aslinya lom tentu\u2026di tulisan terlihat lunak, tapi kalo diresapi ketus dan sombong\u2026tapi ada juga yang sama.<br>banyak sharing\u2026pandangan jauh lebih cerah dengan catatan kita lapang dada dan gak ngerasa bener sendiri\u2026dan gak mudah emosi\u2026.<\/li>\n\n\n\n<li>marijan \u2013 Nopember 12, 2007<br>ga apa2 mas..<br>untuk matang tuh air harus bergemuruh dulu jika di panaskan\u2026<br>lanjut\u2026<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Nopember 12, 2007<br>tuk Marijan\u2026.<br>cara memanaskannya dengan apa dulu?\u2026dengan kompor yang bergemuruh tapi sekarang kan ada teknologi maju\u2026mematangkan air gak harus bergemuruh, tapi cuma numpang lewat.<br>oke deh\u2026..he..he\u2026he..he\u2026.<br>peace<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Nopember 12, 2007<br>tuk Marijan\u2026.<br>cara memanaskannya dengan apa dulu?\u2026dengan kompor biasa atau kompor gas yah bergemuruh tapi sekarang kan ada teknologi maju\u2026mematangkan air gak harus bergemuruh, tapi cuma numpang lewat.<br>oke deh\u2026..he..he\u2026he..he\u2026.<br>peace<\/li>\n\n\n\n<li>syekh siti jenar \u2013 Nopember 12, 2007<br>Tersinggung adalah salah satu dinding pembatas makin mudah tersinggung makin tebal dinding pemisah.Mari coba amati diri kita masing-masing dengan jujur, jujur dan jujur, amati, cermati dan rasakan! masih adakah benih-benih itu dihati kita, Jawabnya berada pada batin anda masing-masing.Mulat sariro hangroso wani, pinongko sarono ngupadi sejatining diri kudu wani bali menyang alam asuwung.ojo rumongso biso nanging bisoo rumongso, kabeh bakal bali menyang alam awang awung.<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi \u2013 Nopember 12, 2007<br>Hati Nurani, karena hati nurani itu menyaksikan setiap kejadian yang kita perbuat dan apa yang terjadi pada kita baik dan buruk.<br>karena janji hati nurani kepada Gusti Allah adalah Tidak mau bohong dan tidak akan berbohong.<br>maka jika sudah pada tingkatan ini kita tidak akan bisa dikelabui oleh tipu daya manusia akan tetapi pada tingkatan ini juga kita harus sudah punya kebijaksanaan yang tinggi karena menyangkut pribadi seseorang ( karena kita jadi tahu isi hati seseorang ).<br>inilah gunanya diskusi masing2x mengeluarkan pendapat dan dari pendapat itulah akan timbul ilmu ( pemahaman baru ).<\/li>\n\n\n\n<li>syekh siti jenar \u2013 Nopember 12, 2007<br>Akuuur mas Siliwangi,saya doakan semoga saudara sehebat dan seharum Prabu Silihwangi\/Siliwangi.Salam saya dari kemlaten.<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi \u2013 Nopember 12, 2007<br>he..he..he\u2026..sesungguhnya kehebatan atau apapun itu hanyalah milik Gusti Allah.<br>Kalau saja seandainya alam Rahman dan Rahimnya Gusti Allah diperlihatkan kepada umat manusia saya yakin semua manusia tidak akan tertarik lagi dengan yang namanya ilmu kesaktian ataupun apalah yang sejenisnya karena sehebat apapun ilmunya ketika dihadapkan dengan alam itu ( alam Rohman dan Rohim ) semuanya tunduk.<br>Untuk syekh siti Jenar kalau anda senang dengan nama itu dan ajarannya pelajarilah ajarannya ( ajaran syech siti Jenar ) tersebut dengan hati yang bersih karena ajarannya beliau hanya bisa dipahami dengan hati yang bersih.<br>Salam<\/li>\n\n\n\n<li>y.Hendrayana \u2013 Nopember 12, 2007<br>assalamu\u2019alaikum mas sedoyo<br>rame tulisannya bagus komentarnya dan luas cara pandang nya itulah diri insan<br>setuju tidak jika saya mengatakan hikmah orang yang berdzikir adalah kenyamanan dalam KETERSINGGUNGAN ..<br>hee\u2026..<br>terimakasih mas<br>mas david kemana aja.?<\/li>\n\n\n\n<li>Adi (Red) \u2013 Nopember 12, 2007<br>Analoginya : jika sebutir gabah ditumbuk pasti hancur, tetapi kalau ratusan butir gabah ditumbuk, bukan karena alu\/penumbuk-nya atau lesung\/wadah-nya, melainkan karena sesama butir gabah bergesek satu dengan yang lain, lalu sama-sama terkelupas, sama-sama menjadi beras\/putih. Jadi saling gosok (gosok- ginosok) antara sesama peserta diskusi, akan mempercepat proses pemahaman kita. Memang, digosok itu tidak enak, terkadang agak sakit (sakit hati \/ tersinggung), tetapi kalau kita takut tergosok, kita tidak akan pernah jadi putih (bersih). Inggih mboten? Matur nuwun. Adi.<br>(Sedikit menambahkan dari saudara seperjalanan dalam bahasa Jawa:<br>Romo Herucokro Semono :<br>\u201c Nek beras sak las dhideplok, mesti ajur. Nanging nek beras sak lumpang, jenenge dhisosoh. Ora amargo soko alune utowo lumpange, nanging amargo gosok ginosok antarane las siji karo sijine, dhadhi podo mlecete, dhadhi podo putihe.\u201d Red)<\/li>\n\n\n\n<li>syekh siti jenar \u2013 Nopember 12, 2007<br>he he nongol lagi nich urang bandung\u2026\u2026.<br>kumaha damang kang yayat?saya sekedar ikut nyumbang pendapat kok biar makin berwarna gitu lho, Buat SSJ ga ada kata tersinggung lho cuma mungkin itu kelemahan saya yang gak bisa berbahasa halus kaya sutra, he he saya undur diri dulu deh, takut dikatakan tersinggung atau menyinggung orang, takut punya musuh\u2026<br>kalau punya pesan buat saya, silahkan kang yayat kirim ke email saya..<br>Nuhun<\/li>\n\n\n\n<li>Nata Warga \u2013 Nopember 12, 2007<br>Hadir Mas Yayat\u2026<\/li>\n\n\n\n<li>ynop do \u2013 Nopember 13, 2007<br>masanjaya,<br>saya tidak menyatakan bahwa udara tidak di butuhkan !!<br>\u201c\u2026. tapi mengapa ketika manusia sudah menjadi jasad dan tidak membutuhkan udara, ternyata sangat membutuhkan air dalam proses peleburan jasad tersebut\u2026.\u201d<br>(inzet : ynop do)<br>maksudnya, ketika manusia tidak membutuhkan udara untuk bernapas tapi tetap membutuhkan kadar kelembaban air dalam proses peleburan jasad didalam kubur., tanah pekuburan khususnya di indonesia yang mayoritas tanah merah memiliki kadar kelembaban air dan kadar oksigen yang cukup untuk proses peleburan jasad.<br>pendapat kedua,<br>mengenai mummy !<br>saya setuju dengan anda masanjaya,<br>namun perlu diingat,<br>mummy membusuk tapi tidak melebur.<br>saya pernah melihat national geographic saluran ilmiah dari luar,<br>dan masih ingat dalam ulasan mengenai beberapa macam mummy,<br>pertama mummy mesir yang notabene beriklim panas dan kering, tanpa ada kadar air, jasad membusuk dan tidak melebur.<br>kedua mummy rawa yang notabene daerahnya berair dan berlumpur, meskipun banyak kadar air tetapi rendah kadar oksigen,<br>jasad membusuk dan tidak melebur, berubah kehitaman.<br>ketiga mummy es yang diketemukan di daerah kutub beriklim dingin dan banyak gunung es, banyak kadar air dan rendah kadar oksigen,<br>jasad tidak membusuk tidak melebur, hanya menciut.<br>menurut singkatnya pendapat saya;<br>jasad sangat membutuhkan kadar kelembaban air dan kadar oksigen dalam batas tertentu dalam proses peleburan.<br>terimakasih<\/li>\n\n\n\n<li>ynop do \u2013 Nopember 13, 2007<br>saya setuju dengan siliwangi,<br>mengenai hati nurani,<br>yang memang tidak akan pernah berbohong dan tak akan pernah mau dibohongi\u2026..<br>juga syeh siti jenar,<br>mengenai ketersinggungan,<br>kembali kepada hati nurani tersebut,<br>yang apabila di telaah dan dipahami maka istilah tersinggung tidak akan pernah ada dalam kamus per-bahasa-an,<br>yang ada hanya lah perbedaan pendapat<br>dan pengertian baru yang melahirkan ilmu baru<br>dan bertambah luas nya pemahaman<br>demikian<\/li>\n\n\n\n<li>y.Hendrayana \u2013 Nopember 13, 2007<br>kematian adalah kehendak yang kuasa?<br>mari kita cermati dari sisi sifat sifat Allah SWT<br>salah satuya adalah allah Maha Berkehendak (iradah)<br>itulah Dasar Seorang Muslim mnjawab<br>silakan iterpretasikan oleh kadhang warga sendiri<\/li>\n\n\n\n<li>jontor \u2013 Nopember 13, 2007<br>hihihi<br>lucu semuanya<\/li>\n\n\n\n<li>y.Hendrayana \u2013 Nopember 13, 2007<br>mas moderator saya boleh minta alamat e-mail syeh siti jenar nya?tolong di konfirm kepada beliau ya !<br>hatur nuhun<\/li>\n\n\n\n<li>siti jenar \u2013 Nopember 13, 2007<br>Mas yayat ga usah minta emailnya SSJ kan udah biasa emeil2lan.Kirim aja ke tempat biasa kalau sampaeyan ada pesan2 buat saya.<\/li>\n\n\n\n<li>brama kumbara \u2013 Nopember 13, 2007<br>salam \u2026<br>nar jenar \u2026 email opo?<br>arep ngobrol karo peyan\u2026<br>kok wani-wanine nganngo jeneng<br>siti jenar?<\/li>\n\n\n\n<li>Adi \u2013 Nopember 14, 2007<br>Buat mas ynop do, 13 nopember. Mumi mesir tidak membusuk dan tidak melebur, setahu saya sih. Karena, isi organ2 dalam yg mudah membusuk dan otaknya udah dikeluarkan. Trus diisi aneka ramuan kuno pengawet dan direndam larutan garam natron selama 70 hari. Disimpan dlm peti sarkopagus lapis emas di kamar makam raja di dalam piramid yg berkhasiat mengawetkan jasad mahluk hidup apapun. Selama 4000 tahun awet, begitu pintu makam dibongkar, dipajang di museum. Baru si mumi kena proses oksidasi udara, sehingga tidak seawet dulu. Oya, masih ada jenis mumi lain : Mumi Toraja (pake ramuan herbal), Mumi Papua (pake ramuan+asap), Mumi Modern (di cina, rusia, vietnam \u2013> pake formalin). Jika tidak salah lho Matur nuwun. Adi<\/li>\n\n\n\n<li>y.Hendrayana \u2013 Nopember 14, 2007<br>buat mas jontor, apanya yang lucu ya\u2026kita bukan badut ancol kok mas\u2026<br>peace ah\u2026<\/li>\n\n\n\n<li>wisnu wardhani \u2013 Nopember 14, 2007<br>tuk siti jenar<br>\u201cSemua yang anda kemukakan di atas ga ada yang salah, Namun perlu di ingat semua berangkat dari syariat (teori).\u201d<br>mas\u2026semua berangkat dari praktek, lalu memunculkan suatu teori\u2026<br>\u201cKalau pengertian anda tentang syariat spt di atas berarti anda sendiri belum mengerti hakekat yang tersembunyi dibalik syariat(visi misi hidup harus tau), ketika anda merasa pinter, tahu dan tak mau memahami pikiran orang lain, merasa melebihi orang lain secara tak sadar anda telah terjebak pada kesombongan.\u201d<br>nah dari tulisan lu ini, lu lah yang lom mengerti. jika lu mengerti, lu gak mungkin tersungging eh tersinggung ding..he..he..cermati deh tulisan gue..u bakal ngerti..dan coba amati tulisan lu..cermati lagi lho..ada kesombongan dalam tulisan lu..tanpa lu sadari..mas David aja ngerti..iya gak mas??<br>\u201d Saya lihat dan saya ikuti di web ini pendapat2 anda sengaja bertujuan mengetes dan menjajagi kawruh orang lain.\u201d<br>yang mana mas?? gue itu tanya sungguhan..soalnya kalo gue pake basa \u2013 basi, gue pusing sendiri mending point aja biar jawabannya point juga\u2026.jangan asal menyimpulkan\u2026.<br>\u201cEmang lu pikir 4JJI tu tulisan??<br>emang mbak sendiri di jagat ini yang tahu hakekat tuhan?\u201d<br>kapan gue bilang gue sendiri yang tahu hakikat tuhan??<br>\u201cjangan sombong mbak!Memangnya kamu sudah bertemu Hyang Manon, saya yakin anda ga akan pernah ketemu dengan Sang pemilik Cahaya sejati kalau pola pikir sampeyan seperti di atas, di jamin deh.\u201d<br>eh mas..kalo gue dah ketemu, gak mungkin gue nulis di sini..ada \u2013 ada aja lu\u2026.trus, kalo gue ketemu, mana mungkin ngurus dunia..kuliah misalnya\u2026.<br>\u201cTERIMALAH dengan ikhlas DAN PERGUNKANLAH dengan ikhlas KEMAMPUAN YANG ANDA MILIKI ! jangan membuat dirimu terlena oooo salik.\u201d<br>justru karena kemampuan itulah, gue banyak sharing untuk lebih tahu..kalo untuk dimiliki sendiri, ya kalo ngerti..kalo salah kaprah\u2026.bisa berabe\u2026.dengan sharing, gue bisa tahu pendapat orang..gue bisa lebih ngerti\u2026.gitu lho<br>tuk siliwangi<br>\u201cUntuk syekh siti Jenar kalau anda senang dengan nama itu dan ajarannya pelajarilah ajarannya ( ajaran syech siti Jenar ) tersebut dengan hati yang bersih karena ajarannya beliau hanya bisa dipahami dengan hati yang bersih.\u201d<br>setuju\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026.<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Nopember 15, 2007<br>tuk ynop do<br>yang bilang mummy melebur siapa?\u2026<br>kadar kelembaban air erat kaitanya dengan udara lho\u2026..<br>tuk siliwangi\u2026<br>mas yang u maksud hati nurani tuh..yang bener \u2013 bener hati nurani atau batin\u2026menurutku keduanya berbeda\u2026kita mang masih bisa komunikasi ma batin orang lain..tapi tuk hati nurani..tuh mah sudah masuk wilayah pribadi dengan Tuhan\u2026.menurutku, kita gak bisa komunikasi dengan hati nurani orang lain\u2026\u2026\u2026\u2026<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi \u2013 Nopember 15, 2007<br>Ya..hati nurani ( Qalbu ).<br>Didunia ini tidak ada yang Mustahil dengan izin Gusti Allah semuanya pasti mungkin tinggal sejauh mana tingkat kedekatan kita pada Gusti Allah itu sendiri. jika sudah pada tahapan ini makanya saya katakan diperlukan kebijaksanaan yang tinggi karena kita bisa mendengar apa yang dikatakan oleh hati seseorang.<br>kalau sekiranya kita mendengar hati seseorang itu bicara begini dan begitu tentang kita apakah kita bisa menyikapinya dengan arif bijaksana ataukah malahan timbul emosi karena dituduh yang tidak2x walaupun orang tersebut tidak ngomong.<br>mungkin batin yang mas sanjaya maksud adalah sukma seseorang,<br>memang benar kita juga bisa berkomunikasi dengan sukma seseorang dan mengetahui isi hati orang tersebut akan tetapi pada tahap ini yang berbicara adalah Sukma dan berbicara sesuai dengan hatinya.<br>akan tetapi jikalau kita bisa tahu hati ( Qalbu ) seseorang maka komunikasi dengan sukma sudah tidak diperlukan lagi.<br>Kalau mas sanjaya sudah pada tahapan bisa berkomunikasi denga n sukma orang lain maka diatasnya adalah ilmu mendengar bisikan hati seseorang.<br>Salam<\/li>\n\n\n\n<li>Sujiatmoko \u2013 Nopember 15, 2007<br>Salamu\u2019alaikum Kadang Sedhoyo,<br>Tuk mas Siliwangi,<br>Setuju sekali dengan penjelasan njenengan, sepertinya njenengan telah memasuki tahapan hakekat hingga mampu membaca\/memahami isi dibalik sebuah ucapan\/tulisan\/pemikiran yang disampaikan orang lain dan bahkan mampu memahami maksud yang tersimpan dari sebuah kejadian.<br>Kanjeng Siti Jenar pun mengajarkan demikian, bahwa ketika Nur Lawami dan Pemahaman Fawa\u2019id telah sampai kepada kita maka kita akan mampu memahami hal-hal diatas. Dua hal inilah yang diperoleh Pangeran Sidharta ketika duduk dibawah \u2018Pohon Pencerahan\u2019 dan beliau menyampaikan pula bahwa kedua hal tersebut bisa didapat ketika kita telah memasuki kehampaan \u2026 hampa akan nafsu keduniawian \u2026 dan hampa akan nafsu badaniyah (termasuk akal dan pikiran).<br>Tuk mba Wishnu,<br>Sabar mba \u2026 sabar mba \u2026. Darah muda bukan berarti harus penuh gejolak emosi khan ?<br>He..he\u2026 Sebisa mungkin kita memberikan penjelasan dengan kasih sayang, mba\u2026.<br>Dan menurut saya apa yang mba jelaskan sesungguhnya hanya bisa dipahami tanpa keterlibatan emosi \u2026<br>Tuk mas Nata Warga,<br>Salam Sejati,<br>Saya kehilangan alamat e-mail sm No. Hp njenengan nich mas \u2026<br>Bisa nggak ya kalo saya dikasih lagi \u2026 banyak yang pengin di sharing nich mas \u2026<br>Monggo dilanjut Sarasehannya<br>Salam Sejati<br>Sujiatmoko<\/li>\n\n\n\n<li>y.Hendrayana \u2013 Nopember 15, 2007<br>mbak wisnu wardhani<br>hebat sampean mbak, masiih muda tapi sudah jauh diatas rata rata pengetahuan orang tua,,padahal ketika orang muda sudah merasa lebih baik,,itu pertanda dunia kiamat sudah di depan mata\u2026<br>kira kira begitu kan?<br>saya percaya bahwa mbak punya ilmu tinggi setinggi siti jenar dan mas david, tapi jika apa yang sampean tulis tersebut \u201cbernada\u2019 nafsu, wah tengok dulu apa hati dan pikiran kita satu garis lurus\u2026., maaf ni lho mbak\u2026mbak kan seorang waskita\u2026\u2026apalagi kakak mbak lebih hebat dar mbak\u2026.<br>ini adalah ajang sharing sangat bagus \u2026ternyata kemampuan rata rata otak kanan kadhang gantharwa sudah jauh diatas rata rata orang standar ya mas\u2026<br>berkat didikan mas yang sudah menyediakan forum ini\u2026<br>buat siliwangi(silih seungitan)..juga hebat tapi\u2026.jangan di umbar mas ilmunya,,,kok disebut sebut sih\u2026..heee..just kidding.<br>kehebatan seseorang bukan pada ucapan\u2026.tapi dia mampu berimbang (trhadap diri, lingkungan (bumi), orang lain dan faktor eror\u2026<br>Y=a+bX1+cX2+dX3 +e<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi \u2013 Nopember 15, 2007<br>Untuk Sdr Hendrayana saya tidak ngumbar loh he..he..he\u2026, saya hanya jawab berdasarkan ilmu yang saya miliki dan berbicara apa adanya.<br>Mudah2xan apa yang saya sampaikan menjadikan kadang Ghantarwa agar lebih rajin lagi dalam belajarnya soalnya aku lihat digantharwa ini banyak yang memiliki kemampuan diatas rata2x loh<br>dan mudah2xan kadang gantharwa semua selalu berada dalam lindungan Gusti Allah Swt.<br>Maju Terus Pantang Mundur<\/li>\n\n\n\n<li>10150 \u2013 Nopember 15, 2007<br>Kematian itu bukan kehendak kita juga bukan kehendak yang Kuasa, melainkan persetujuan atas keduanya yang mana menghasilkan sekenario cerita dunia. Kesannya seperti maen2, tapi percayalah bukan hanya kematian bahkan jodoh, rejeki itu semua sudah ada dalam perjanjian yang kita tandatangani sendiri, mau sign atau tidak kalo tidak mau ya maunya seperti apa? itulah kewelas asihan-Nya boleh2 aja. Contoh udah setuju jadi orang kaya setelah dijalani wah kok begini ga bebas harus hati2 dll, udah setuju jadi orang miskin setelah dijalani wah kok begini susah kali dll\u2026dll.<br>Semoga kita semua selalu menjadi manusia yang bersyukur\u2026\u2026\u2026.<\/li>\n\n\n\n<li>Nata Warga \u2013 Nopember 15, 2007<br>Salam Teman semua\u2026<br>Silahkan lanjutkan diskusinya, biarlah yang mengerti, mengertilah.<br>Banyak yang melihat tapi tidak memperhatikan,<br>Banyak yang mendengar tapi tidak mendegarkan,<br>Banyak yang belajar tapi tidak mempraktekan.<br>Anda termasuk yang mana?<br>Tidak ada yang benar dan salah, hanya semuanya sedang berproses apakah dekat dengan garis finish atau tidak.<br>Salam Sejati<br>\u201cSiapa yang bersungguh-sungguh<br>akan menemukan yang dicarinya\u201d<\/li>\n\n\n\n<li>10150 \u2013 Nopember 15, 2007<br>Saya termasuk yang banyak belajar tapi tidak mempraktekan.<br>he he he<br>Pak Nata Warga (mungkin dg sebutan ini jd inget)<br>tolong jelasin maksud yang ini :<br>\u201cTidak ada yang benar dan salah, hanya semuanya sedang berproses apakah dekat dengan garis finish atau tidak.\u201d<br>jadi geli saya,<br>maaf,<br>salam<\/li>\n\n\n\n<li>ynop do \u2013 Nopember 15, 2007<br>tuk adi 14 nov, terimakasih untuk tambahan informasinya..,<br>tuk mas sanjaya,<br>ya memang benar bahwa mummy tidak melebur,<br>dan saya tidak menyatakan.<br>nata warga,<br>saya manusia belajar<br>dan akan tetap belajar<br>mempelajari lalu memahami<br>kembali kepada al-quran nur karim<br>yang menyatakan iqra, iqra dan iqra<br>begitupun saya pribadi sebagai manusia<br>yang harus mengamalkan dan menjalankan<br>dengan ikhlas., amin<\/li>\n\n\n\n<li>marijan \u2013 Nopember 15, 2007<br>untuk mas 10150:Contoh udah setuju jadi orang kaya setelah dijalani wah kok begini ga bebas harus hati2 dll, udah setuju jadi orang miskin setelah dijalani wah kok begini susah kali dll\u2026dll.<br>itu karena manusianya Oon\u2026alias tidak berpengetahuan\u2026<br>jalan keluarnya cuma satu mas\u2026Sekolah..hehehe<br>salam,<br>marijan<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Nopember 15, 2007<br>tuk Siliwangi\u2026<br>mas\u2026yang dirimu maksud, tuh komunikasi lewat fikiran..kita tahu apa yang difikirkan seseorang\u2026memang untuk hati, kita masih komunikasi dengan hati orang lain\u2026tapi bukan hati nurani..tuh dah soal pribadi\u2026yang tahu tentang hati nurani ya diri kita sendiri dan Sang Pencipta\u2026\u2026jadi kita gak bisa komunikasi dengan hati nurani orang lain\u2026karena di dalam hati nurani bersemayam Aku\u2026istilahnya hati nurani itu pegangan yang gak bisa diotak \u2013 atik oleh manusia lain\u2026.selebihnya masih bisa diotak \u2013 atik atau masih bisa dicampuri oleh yang lain\u2026..tapi tuk hati nurani????\u2026\u2026\u2026.GAK BISA.<br>HAti nurani\u2026.tuh hati yang paling dalam, dimana ada bertingkat \u2013 tingkat tuk mencapai nurani kita. tingkatan yang mana dulu??\u2026.<\/li>\n\n\n\n<li>wisnu wardhani \u2013 Nopember 15, 2007<br>tuk moko<br>\u201cSabar mba \u2026 sabar mba \u2026. Darah muda bukan berarti harus penuh gejolak emosi khan ?<br>He..he\u2026 Sebisa mungkin kita memberikan penjelasan dengan kasih sayang, mba\u2026.<br>Dan menurut saya apa yang mba jelaskan sesungguhnya hanya bisa dipahami tanpa keterlibatan emosi \u2026\u201d<br>hahahaha\u2026. gue g emosi mas\u2026..cuma terlalu semangat\u2026\u2026gue tu orang galak jadi marah or ya g keliatan\u2026hehehehe\u2026.<br>tuk hendrayana<br>\u201ctapi jika apa yang sampean tulis tersebut \u201cbernada\u2019 nafsu, wah tengok dulu apa hati dan pikiran kita satu garis lurus\u2026., maaf ni lho mbak\u2026mbak kan seorang waskita\u2026\u2026\u201d<br>tulisan gue emang nada marah dan judes\u2026.. karna gue suka blak blakan klo g suka ya bilang g suka . tapi gue g marah kok tnang aza gue tetep jawab dengan kepala dingin\u2026(ada esnya di dalam kalee)<br>hehehehe<br>\u201capalagi kakak mbak lebih hebat dar mbak\u201d<br>sapa kakak gue?? gue kan anak 1 jadi g punya kakak??<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi \u2013 Nopember 16, 2007<br>Makanya Mas Sanjaya seperti yang saya bilang ketika kita sudah mencapai tahapan itu harus dibarengi dengan kebijaksanaan yang tinggi karena kita jadi tahu privasi orang lain.<br>Didunia ini tidak ada yang tidak mungkin dengan izinNya,asal kita mau belajar dan terus belajar.<br>Kenalilah dirimu maka disitu kamu akan mengenal Tuhanmu<br>Selamat belajar<\/li>\n\n\n\n<li>10150 \u2013 Nopember 16, 2007<br>Hello Oom Marijan,<br>\u201citu karena manusianya Oon\u2026alias tidak berpengetahuan\u2026<br>jalan keluarnya cuma satu mas\u2026Sekolah..hehehe\u201d<br>-oon itu dari mana datangnya oom?, trus klo tau siapa yang mau jadi orang oon ?<br>-pengetahuan itu asalnya dari mana oom?<br>-bagus mana sekolah sama belajar oom?, karena tak setiap orang mampu untuk biaya sekolah.<br>gitu aja dech\u2026\u2026\u2026.he he he<br>*<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>*<\/li>\n\n\n\n<li>*<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<ol start=\"87\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Nata Warga \u2013 Nopember 16, 2007<br>Salam Mas 10150<br>Kalau dijelaskan disini, tidak sesuai topik. tapi kalau mau, nanti kita buka forum atau anda bisa sapa saya di YM. Silahkan kembali ke topik.<br>kalau mau dapat sedikit gambaran, juga sudah ada materinya, silahkan baca di: http:\/\/gantharwa.wordpress.com\/2007\/03\/06\/the-cosmic-wheel%e2%80%9d-roda-kehidupan\/<br>Salam Sejati<\/li>\n\n\n\n<li>y.Hendrayana \u2013 Nopember 16, 2007<br>mbak wisnu wardhani yang cakep, kayaknya cantik nih\u2026<br>syukur kalo sifat blak blak-an anda adalah ciri keterbukaan\u2026harus ada orang yang seperti mbak\u2026.<br>kalo tidak pasti sepi gantharwa ini\u2026\u2026.<br>tapi sayang ya\u2026..mbak gak sadar maksud \u201ckakak\u201d yang saya maksud itu\u2026<br>yaaaah saya pikir mbak waskita\u2026tapi\u2026..hee\u2026..<br>tapi sy prcaya kok di kepala mbak wisnu ada \u201ces\u201d nya\u2026itu nama mbak ada initial \u201cs\u201d-nya\u2026.jadi saya yakin nanti jika sudah ada pendamping,,,, mbak adaalah pendingin bagi ruang kehidupan personal mbak\u2026..<br>mudah mudahan bukan AC-split tapi AC Central\u2026.(gedung kalee)<br>mas moderator boleh minta alamat e-mail mbak wisnu, tolong kofirm ke yang bersangkutan boleh tidaknya.<br>buat mas silih seungitan (siliwangi)\u2026mudah mudahn anjeun terang kana hartosna siliwangi,padjadjaran dan hartosna Sunda..upami t\u2019acan terang hayu sami sami ngalenyepan kana sunda wiwitan. sim kuring sayaktosna percanten andika luhung ku elmu pangaweruh\u2026. ayeuna ulah aya di luhur wae atuh,,,larapkeun tah elmu andika teh ka papada jalma di sabudeureun andika\u2026\u2026.supados tiasa nya-angan ka papada jalma\u2026eta nu langkung sae eta oge pami kahartos ku andika<br>pileuleuyan paturay patepang deui<br>mas moderator maaf saya berbasa sunda ya<br>peace ah.<\/li>\n\n\n\n<li>10150 \u2013 Nopember 16, 2007<br>Salam Pak Nata Warga,<br>Iya nih tak terasa jadi melenceng dari topik, maaf ya<br>Sedulur2 yang lain mohon diterusin diskusinya.<br>Salam Kesejatian,<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi (Red) \u2013 Nopember 16, 2007<br>ha..ha..ha\u2026 Kang Hendrayana mah aya aya wae nya jelas wae atuh abdi terang kana Kasundaan sabab abdi teh urang Bogor Asli.<br>Tapi inget Kang heunteu sadaya jalmi terang kana perkawis ajaran Eyang Siliwangi jeung ngartos kana ajaran nana.<br>Abdi nyarios disajajarkeun sareung kaelmuan hiji jalma sareng jalur kaelmuan nana soalna abdi teh teu kenging ngajawab hiji pasoalan upami teu terang jawaban pastina. jadi naon anu ku abdi tiasa dijawab nya dijawab upami heunteu tiasa nya..teu dijawab<br>Sanes teu Hoyong ngalarapkeu elmu jampe pamake tapi abdi tos diwawalonan kukasepuhan bogor jeung cirebon ngan saukur dipiwarang nonton karamean dunya jeung teu kenging ilu biung dina perpolitikan. jadi hartosna abdimah ngan saukur mere jalan kanu ker kapoekan ditampi heunteuna nyaggakeun ka salira2xna keneh.<br>Jeung sing inget kang jalmi ayeuna mah pada pada ngaku balener padahal mah kebeneran anu sajati anging gaduh Gusti. jadi abdi ngabenerkeun jalma anu hayang bener ( anu hayang nyaho kana aturan Gusti ).<br>Sakali deui punten sanes hoyong kasebat nanging nya kitu kaayaan nana tugas abdi ngan saukur ngaluruskeun satiap permasalahan anu aya hubunganna sareng gusti Allah.<br>Sabab upami jalma salah persepsi ngenaan Zat , Sifat , A\u201dfal Gusti Allah pertanggung jawaban nana di payuneun Gusti Allah berat pisan.<br>kinten2xna tiasa sharing ngenaan kasundaan teu ????<br>Mohon Maaf untuk Semua kalau saya memakai basa Sunda<br>Mas Moderator Maaf ya\u2026\u2026.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Tidak Masalah. Kalau mau di terjelmahkan akan lebih baik untuk tamu yang lain. Red)<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"91\" class=\"wp-block-list\">\n<li>y.Hendrayana (Red) \u2013 Nopember 16, 2007<br>HATUR LUMAYAN WAE KANG<br>sim abdi percanten ayeuna mah kana sagala rupi pangaweruh salira, eta wae pas disebatkeun \u201ccirebon\u201d , sim abdi ti wilayah dinya kang\u2026.<br>Bogor,, pasti tepang atuh ka pangeran pangampon? insyaallah anjeuna orang terhormat\u2026\u2026<br>salah sahijina jalmi nu tos masagi dina elmu pangaweruh nya anjeuna\u2026<br>age akang salah sawios murid Kang Enuh?<br>diantos waleranna<br>mas moderator bisa minta alamat e-mail na kang siliwangi?<br>(Ada di komentar lain. Red)<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Nopember 16, 2007<br>tuk siliwangi\u2026<br>memang gak ada yang gak mungkin atas izinNya\u2026..tapi manusia punya keterbatasan\u2026itu yang harus disadari.<br>pakai bahasa indonesia dong\u2026..<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi \u2013 Nopember 16, 2007<br>Kang Hendrayana tiasa ningali di jayalah Indonesiaku didinya aya alamat email sim kuring.<br>Teu raos kanu sanes atuh upami urang ngobrol sunda duaan mah ( bisi jadi fitnah )he..he..he\u2026<br>upami alamat email kang Hendrayana nyalira ???<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi \u2013 Nopember 16, 2007<br>Tuk MAs Sanjaya,<br>Memang benar manusia itu memiliki keterbatasan akan tetapi kita juga harus tahu sejauh mana Gusti Allah memberikan kita keterbatasan2x tersebut.<br>Contohnya begini,<br>Dulu mungkin orang berpikir mustahil orang bisa nyampe ke bulan karena manusia itu tidak punya sayap ( keterbatasan ) akan tetapi pemikiran manusia itu berkembang dari keterbatasan kearah ketidak terbatasan lalu lahirlah misi ulang alik yang dimotori oleh Rusia dan kemudian diikuti oleh Amerika.<br>Kalau seandainya kita tidak punya tangan apa yang akan kita lakukan ? apakah kita akan mengharapkan disuapin oleh orang lain ( akibat keterbatasan tersebut )ataukah kita akan berusaha untuk melatih kaki kita agar bisa dilatih dan berguna seperti tangan.<br>jadi keterbatasan itu hanyalah salah satu penyebab kita enggan untuk mejajagi segala kemungkinan2x yang belum pernah kita pikirkan sebelumnya .<br>Jadi keterbatasan itu ada akan tetapi kita juga jangan putus asa akan keterbatasaan justru keterbatasan itu harus dijadikan jalan menuju ketidakterbatasan.<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Nopember 16, 2007<br>tuk Siliwangi\u2026<br>mas beri aku beberapa contoh dong..ketika mas mendengarkan hati nurani orang lain\u2026..supaya aku ngerti.<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Nopember 16, 2007<br>tuk Siliwangi\u2026.<br>mohon maaf lho mas\u2026jika terkesan ngetes\u2026bukan maksudku loh mas\u2026tapi aku hanya ingin tahu..soalnya baru kali ini, aku tahu ada orang yang mampu mendengarkan hati nurani manusia lain\u2026\u2026\u2026<br>beda pengalaman\u2026beda apa yang yang dipelajari\u2026bisa berbeda penamaan\u2026.<br>ocre mas\u2026.peace\u2026.tapi salut untukmu mas\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026.<br>jangan tersinggung ya mas\u2026\u2026\u2026kita kan masih saudara\u2026sama \u2013 sama keturunan Nabi Adam dan Nabi Hawa.<br>he\u2026.he\u2026.he\u2026..<br>emailku: aradea_84@yahoo.com<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi \u2013 Nopember 16, 2007<br>siip lah\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026<br>sukses buat Mas Sanjaya<\/li>\n\n\n\n<li>Gantharwa \u2013 Nopember 19, 2007<br>Saudara Seperjalanan..<br>Khusus untuk Sarasehan, komentar yang tidak ada hubungan dengan topik akan langsung di hapus\u2026<br>Silahkan lanjutkan diskusinya..<\/li>\n\n\n\n<li>wong-deso \u2013 Nopember 28, 2007<br>Menurut saya YANG KUASA memang berhak atas kematian kita, akan tetapi kalau memang kita memerlukan waktu dan kepentingan yang memang sangat penting, kita bisa memaksakan keinginan kita untuk hidup lebih lama (meminta waktu lebih) kepada YANG KUASA.<br>Tetapi ada beberapa aturan\/syarat yang harus kita terima<br>Pertama : Tentunya ijin dari YANG KUASA<br>Kedua : Segala resiko dari perpanjangan waktu yang kita minta ya harus kita terima (misalnya kita sudah siap masuk sorga, karena salah bertindak jadi malah masuk neraka).<br>Demikian sayang dan kasihnya YANG KUASA pada manusia kadang-kadang ijin perpanjangan tinggal di dunia diberikan.<br>Sekali lagi ini adalah pendapat wong deso yang belum tentu benar.<br>Makasih<\/li>\n\n\n\n<li>Adi \u2013 Nopember 28, 2007<br>Buat mas Wong Deso, 28 nopember. Salam kenal. Mas? Bisa diperjelas contoh kejadian-nya? Mungkin ada contoh di keluarga atau teman yg mengalami hal seperti itu, maksudnya memohon perpanjangan umur dgn menerima segala konsekwensi resikonya. Sepertinya cukup menarik utk dibahas lho. Matur nuwun. Adi<\/li>\n\n\n\n<li>Sujiatmoko \u2013 Nopember 29, 2007<br>Assalamu\u2019alaikum, Kadang Sedoyo \u2026<br>Buat mas Adi,<br>Mungkin salah satu contohnya begini mas, Suatu ketika Nabi Isa a.s berjalan meninggalkan desa Galilea bersama beberapa murid yang dicintainya seperti dia mencintai dirinya sendiri. Kemudian datang seorang wanita dengan 2 orang anak kecil yang digendongnya dan meminta pertolongan kepada Nabi Isa atas permasalahan yang dihadapinya. Hal ini dikarenakan mu\u2019jizat yang dimilikinya telah terkenal di seluruh desa Galilea. Wanita itu meminta kepada beliau untuk menghidupkan kembali suami nya yang telah wafat karena suatu penyakit, sedangkan hutang domba yang dimiliki si suami masih belum terlunasi dan kedua anaknya masih belum bisa diberi tugas untuk melunasi hutang tsb. Nabi Isa meminta wanita ini utk menikah kembali, namun karena rasa kasih sayangnya kepada suami demikian besar maka dia menolak secara halus.<br>Dengan hati yang berharap, wanita ini meminta Nabi Isa utk menghidupkan suaminya kembali dengan pertimbangan diatas. Atas kebijakan dan rasa iba bercampur kagum karena kasih sayang yang dimiliki wanita ini kepada suaminya serta kasih sayang nya kepada sang putra, maka Beliau bersedia untuk membantu wanita ini.<br>Dan atas ijin Allah Yang Maha Agung karena kuasa \u2013NYA yang diberikan kepada Nabi Isa, si Suami bangkit kembali dari kematiannya. Jasadnya terisi kembali oleh Ruh Allah dan kehidupan yang masih terpampang di \u2018depan\u2019 dijalani dengan rasa syukur yang mendalam hingga seluruh hutang domba terbayar dan kedua putranya bisa mewakili tugasnya sebagai gembala domba. Dan peristiwa ini terjadi ketika Nabi Isa berumur 32 tahun.<br>Mudah-mudahan kisah ini bisa memberikan sedikit titik cerah buat mas Adi.<br>Salam Sejati<br>Sujiatmoko<\/li>\n\n\n\n<li>wong-deso \u2013 Nopember 29, 2007<br>Salam kenal juga buat Mas Adi,<br>Maaf kalau untuk pengalaman pribadi atau lingkungan saya belum pernah mendapatkannya lho mas. Memang contoh dr Bp. Sujiatmoko cukup dapat diambil sebagai contoh yang bagus. Hanya sayangnya kita tidak tahu seberapa lama sang suami hidup, bagaimana kehidupan sang suami dan apakah sang suami melakukan sesuatu yang dapat membuatnya menuju jalan yang sebaliknya (sorga\/neraka).<br>Pendapat saya tersebut sebenarnya adalah pemikiran pribadi yang saya dapat dari kitab suci yang saya anut. Dimana sebenarnya YANG KUASA itu demikian besar kasih kepada manusia dan memberikan kebebasan pilihan kepada manusia. Bahkan menurut saya pilihan apakan kita mau bersatu dengan YANG KUASA atau memilih IBLIS diserahkan kepada manusia.<br>Konsep saya sebenarnya sederhana kok mas, PILIHAN ADA DITANGAN MANUSIA, YANG KUASA hanya memberikan tuntunan melalui ROH yang diberikan kepada kita, sedangkan yang banyak menuruti kekuatan jahat adalah BADAN kita.<br>GOD BLESS U ALL<br>wong deso<\/li>\n\n\n\n<li>Sujiatmoko \u2013 Nopember 29, 2007<br>Pak Mod,<br>Mohon ma\u2019af \u2026tulisan No. 102 bukan dimaksud khan untuk posting pada \u2018Sarasehan\u2019 \u2026<br>Salam Sejati<br>Sujiatmoko<\/li>\n\n\n\n<li>Sujiatmoko \u2013 Nopember 29, 2007<br>Waduh \u2026<br>Kok kalah cepet postingnya ya \u2026<br>Mohon ma\u2019af mas Wong-deso, posting saya pada no. 103 adalah sebagai koreksi tulisan saya sebelumnya. Oleh karena itu saya koreksi dimana pada saat ter-display yang muncul adalah No. 102.<br>Bukan bermaksud men-delete posting njenengan loch mas \u2026<br>Sekali lagi, mohon ma\u2019af yang sebesarnya.<br>Salam Sejati<br>Sujiatmoko<\/li>\n\n\n\n<li>wong-deso \u2013 Nopember 29, 2007<br>Buat Pak Suji, lha ndak ke-delete gitu kok pak. Yah tapi kalau ke-delete juga ga papa. Soalnya saya kan bukan ahli juga, jadi komentarnya belum tentu juga bisa diterima sama orang kebanyakan. Lagi mau belajar nih pak.<br>BERKAT YANG KUASA BUAT SEMUA<br>wong-deso<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Nopember 30, 2007<br>tuk Wong deso\u2026<br>soal badan\u2026..rumah dimana \u2013 mana sifatnya netral\u2026\u2026<\/li>\n\n\n\n<li>wong-deso \u2013 Nopember 30, 2007<br>Buat Pak Sanjaya,<br>Terimakasih buat komentarnya. Tapi menurut saya ada bedanya juga lho mas. Soalnya rumah gak bisa lapar, gak perlu baju bagus atau gak ngerti enaknya baso.<br>Atau Pak Sanjaya ada pendapat lain?<br>Makasih<br>GOD BLESS U ALL<br>wong-deso<\/li>\n\n\n\n<li>marijan \u2013 Nopember 30, 2007<br>ini orang kok kebanyakan kayak orang gak sekolah\u2026<br>jawabnya ngalor ngidul\u2026ditanya kematian itu dari maha kuasa atau bukan jawabannya berkelana\u2026<br>sama sekali banyak yang ngawur\u2026<br>untuk mas sujiatmoko apa hubungannya kisah nabi isa dengan kematian itu dari yang kuasa?bisa dijelaskan?<br>tengkyu<\/li>\n\n\n\n<li>Adi \u2013 Desember 1, 2007<br>Buat mas wong deso, 28 november. Sayang ya, mas belum ada contoh pengalaman teman\/keluarga yg minta perpanjangan umur dan bersedia menerima segala resiko termasuk kemungkinan masuk neraka. Lha, kalo menurut saya, kenapa gak minta sekalian aja ke Gusti Allah SWT perpanjangan umur sekaligus tanpa resiko apapun? Atau kalo ndak, ya sebelum meninggal sebaiknya berdoa memohon kepada Gusti Allah SWT untuk memberikan pertolongan menyelesaikan urusan\/tanggung jawabnya yg belum sempat terselesaikan setelah dia meninggal nanti. Inggih mboten, mas? Matur nuwun.<\/li>\n\n\n\n<li>sanjaya \u2013 Desember 2, 2007<br>tuk wong deso\u2026\u2026<br>rumah yang mana dulu, rumah kita tinggal sekarang atau rumah masa depan?..<br>rumah butuh baju lho\u2026cat misalnya.<br>rumah memang gak punya rasa\u2026karena yang merasakan adalah penghuninya\u2026.samalah seperti badan..seperti tangan dekat dengan api, lalu simpul \u2013 simpul saraf yang ada di tangan memberitahukan ke fikiran\u2026nah fikiran itu yang menyimpulkan panas atau gaknya\u2026jadi rasa yang ditangkap oleh tubuh ya biasa aja..tapi yang ditangkap ma fikiran beda lagi\u2026..alias tetap yang merasakan adalah penghuninya. pastilah kau mengerti apa yang aku maksud\u2026..<\/li>\n\n\n\n<li>Sujiatmoko \u2013 Desember 3, 2007<br>Assalamu\u2019alaikum, Kadang Sedoyo \u2026<br>Buat Mas Marijan (Nov 30, 2007),<br>Yang saya sampaikan adalah sedikit memberikan kisah tentang \u2018Perpanjangan Hidup\u2019 yang diminta oleh manusia dikarenakan beberapa hal (yang ditanyakan oleh mas Adi (Nov 28, 2007). Dan Allah Yang Maha Agung memberikan \u2018Ijin\u2019 tersebut melalui Kuasa-Nya lewat Ruh dan Jasadnya Nabi Isa.<br>Kalau dikaitkan dengan Topik Sarasehan memang hanya \u2018tersangkut diakar topik\u2019 belum mengalir ke \u2018batang\u2019 Topik yang dibahas.<br>Buat Mas Sanjaya (Dec 2, 2007)<br>Saya setuju dengan njenengan bahwa pikiran lah yang mempengaruhi semua kode perintah di jasad.<br>Salam Sejati<br>Sujiatmoko<\/li>\n\n\n\n<li>meguru \u2013 Desember 4, 2007<\/li>\n\n\n\n<li>Sujiatmoko \u2013 September 21, 2007<br>Pada tingkatan dimana Kuasa Allah telah meliputi Roh dan Jasadnya\u2026 dimana kuasa Allah telah diberikan kepada nya secara \u2018Penuh\u2019. Pandangannya adalah \u2018Pandangan\u2019 Allah \u2026 pendengarannya adalah \u2018Pendengaran\u2019 Allah\u2026 dan Kehendaknya adalah \u2018Kehendak\u2019 Allah karena Ruh dalam jasadnya sudah menyatu dengan Ruh Allah.<br>Inilah konsep \u2018Manunggal Kawulo lan Gusti\u2019. Bersatunya CIPTO, ROSO, KARYO dan KARSO bersama-sama dengan Gusti Allah Yang Maha Agung \u2026<br>mohon pencerahan,<br>untuk keterangan di atas, atas penilaian siapakah seseorang sudah manunggal secara \u2018Penuh\u2019. Pandangannya adalah \u2018Pandangan\u2019 Allah \u2026 pendengarannya adalah \u2018Pendengaran\u2019 Allah\u2026 dan Kehendaknya adalah \u2018Kehendak\u2019 Allah karena Ruh dalam jasadnya sudah menyatu dengan Ruh Allah.<br>Apa diri kita sendiri yg menilai diri sendiri?? atao siapa ??<br>huehehehh.. aku kok mumet dw yo.. huehehehhh<\/li>\n\n\n\n<li>meguru \u2013 Desember 4, 2007<br>Apakah kematian itu adalah KEHENDAK yang KUASA?<br>\u2026<br>YA<br>\u2026<\/li>\n\n\n\n<li>Sujiatmoko \u2013 Desember 4, 2007<br>Assalamu\u2019alaikum,<br>Utk 112. meguru \u2013 Desember 4, 2007<br>Mudah-mudahan uraian saya mudah njenengan pahami dan ndak mumet lagi \u2026<br>Tidak ada manusia manapun yang bisa menilai sampai dimana tingkatan \u2018kemanunggalan\u2019 dengan Gusti Allah karena memang tidak ada batas tingkatannya dan yang bisa menilai adalah orang itu sendiri.<br>Namun demikian, bermanunggal dengan Allah bukan berarti hilang tanpa batas tetapi tetap ada batasnya. Sama seperti yang pernah disampaikan oleh Kadang disini bahwa bermanunggal dengan Allah seperti Manunggalnya penari dengan tariannya dimana Penari diibaratkan sebagai \u2018kawula\u2019 dan tarian sebagai \u2018Gusti\u2019. Ini hanya contoh sederhana yang mungkin njenengan memiliki contoh yang lebih bagus lagi.<br>Tatap mata si Penari adalah tatap mata tarian \u2026 gerak tangan penari adalah gerak tangan tarian itu sendiri \u2026 dst.<br>Semoga mudah dipahami yam as Meguru\u2026<br>Salam Sejati<br>Sujiatmoko<\/li>\n\n\n\n<li>pian \u2013 Desember 4, 2007<br>dengan nama allah siapa-siapa beserta nama allah ia tidak akan pernah binasa oleh segala senjata yang ada dilangit dan di bumi ialah dzat mengetahui dan mendengar yakni siapa-siapa yang tidak bercerai dengan nama allah yakni siapa-siapa yang telah mendapat maqam tajali asma allah maka ia tidak akan pernah binasa oleh segala senjata yang ada dilangit dan dibumi.[hadis qudshi]<br>bahwasanya hambaku kasih aku akan dia aku bunuh dia dan akulah gantinya dengan aku dia melihat akan segala yang ia lihat dengan aku ia berjalan dia merasa tiada berbuat hanya akulah yang berbuat itulah haqul yakin [hadis qudshi]<br>katakanlah jika allah menghendaki niscaya aku akan membacakanya kepadamu dan tidak pula aku memberitahukannya kepadamu sesungguhnya aku telah tinggal bersamamu beberapa lama mengapa kamu tidak memikirkannya (yunus 16)<br>ingat bahwa di dalam diri manusia terdapat yang hidup dan takan pernah mati.<br>dan allah menguatkan mereka dengan ruh KU (mujadilah 22)<br>wahai putra adam telah aku ciptakan engkau dengan segala kebutuhanmu tapi aku ciptakan engkau untuk diriku sendiri (hadis qudsi)<br>siapa mengenal diri pasti akan mengenal tuhanya (hadis qudsi)<br>barang siapa mencari tuhan diluar diri kafirlah ia (hadis qudsi)<br>timur dan barat adalah kepunyaan allah di mana berada disitu wajah allah al baqoroh 115<br>dimana menghadap disitu wajah allah al bagoroh 105<br>jadi yang ada itu hanya wujud allah selain itu tidak ada<br>setetes air yang telah menyatu kesamudra maka tidak ada bedanya.<br>begitu juga aku yang tadinya setetes air kini menyatu sebagai samudra.<\/li>\n\n\n\n<li>Sujiatmoko (Red) \u2013 Desember 4, 2007<br>Waduh \u2026<br>Kalo mau copy-paste, diatur yang baik mas\u2026 biar ndak pating pecotot gini.<br>Dibaca dulu \u2026 dimaknai .. diresapi \u2026diartikan \u2026 ditulis ulang \u2026 diedit dulu tulisannya, baru disampaikan kepada forum disini.<br>Jadi ndak keliatan banget kalo sampeyan copy-paste dari google atau Wikipedia.<br>(Saudara Sujiatmoko, begitulah saudara kita yang lain, tapi gak apa-apa setiap orang kan adan maqomnya, kadang tulisan orang lain di anggap sebagai kebenaran (dianggap kebenaranku), padahal kebenaranku yang sejatinya harusnya di alami, bukan dari bacaan, betul gak saudara? Red)<\/li>\n\n\n\n<li>Sujiatmoko \u2013 Desember 4, 2007<br>Tepat Sekali, pak Mod \u2026<\/li>\n\n\n\n<li>pian (Red) \u2013 Desember 6, 2007<br>wew berarti kamu menghina donk itu tulisan gua gua ikut forum satrio wirang gua males nulisnya jadi gua ambil aja tulisan gua lalu gua paste disini jika ngak percaya loh lihat aja sendiri http:\/\/caping.wordpress.com\/2002\/01\/12\/jenar\/#comment-5164<br>hehehe, aku belajar bukan melalui buku tetapi belajar langsung dari tuhan. guru atau mursid hanya sebagai perantara bagiku guru ku yang sejati adalah allah waalamnahuladunailmi dan kami mengajarinya ilmu dari kami<br>yang ada hanya wujud selain itu tidak ada<br>alifsuffi@yahoo.co.id<br>(Saudara Pian, jangan merasa terhina saudara, kalau memang itu tulisan ada, silahkan cantumkan sumbernya. Apalagi saudara sudah mengatakan belajar langsung dari tuhan, tentunya hal sepele ini pasti sudah di pahami. Red)<\/li>\n\n\n\n<li>pian \u2013 Desember 6, 2007<br>hehehheheh<br>nama saya pian tinggal palambang guru saya juga ada di palembang om tinggal dimana dan belajar dimana ?<\/li>\n\n\n\n<li>Yang bertobat (Red) \u2013 Desember 6, 2007<br>hey pian.. sampayen nanya ke siapa?<br>trus kok nanya sih.. tanya dong sama tuhanmu itu, dia akan kasih tahu toh.. kalau gurunya tuhan sendiri ya.. tidak ada pertanyaan<br>makanya jangan sok ya\u2026<br>wong disini kita tamu kok berani2nya sombong\u2026<br>saya udah pernah test ilmu nya Gantharwa, malah saya di rangkul, tadinya saya pikir tulisan-tulisan mereka sombong benar, padahal yang ditulis apa adanya, ini justru hal yang baru membuka banyak rahasia yang telah disembunyikan, sehingga di anggap sebagai sesuatu yang aneh.. jadi saya coba test ilmunya.. eh.. malah saya di rangkul sebagai saudara\u2026 kalau mau coba muntah darah, silahkan boleh di coba sendiri\u2026<br>jadi.. masih nanya.. berarti belum ketemu tuhan<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(Saudaraku, tidak usah diceritakan masa lalu ya\u2026 biarlah yang berlalu tetap berlalu\u2026 apakah saudara sudah baik sekarang, bagaimana denga keluarga dan guru anda? Baiknya kita kembali ke topik, apa pandangan saudaraku tentang topik ini? Red)<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"121\" class=\"wp-block-list\">\n<li>Yang bertobat \u2013 Desember 6, 2007<br>Iya Pak.. maaf atas kelancangan..<br>saya dan keluarga saya sehat pak.. terima kasih..<br>Guru juga sering bicarain tentang Gantharwa, masih sehat.. nanti saya sampaikan salam..<br>Padangan saya tentang topik adalah bahwa Allah punya kuasa akan hidup manusia, tapi Allah tidak mungkin melakukan pembunuhan\/mematikan manusia karena bertentangan dengan Kemaha Kasih Allah sendiri. Kematian bertentangan dengan cita-cita Allah, agar manusia tidak binasa, kalau gak, kenapa juga nabi dikirim\u2026<br>itu pak pendapat saya, walaupun sebagaian ciplakan dari ajaran Gantharwa, sebagian hasil perenungan.<\/li>\n\n\n\n<li>Ngabehi kiduling mesjid \u2013 Desember 7, 2007<br>Kembali ke topik:<br>Di tengah kekeacauan kehidupan saya, pada tahun 1999 saya mengidap penyakit aneh, tiba2 badan saya sering gemetar dan seperti orang lumpuh, sempat juga saya dirawat dirumah sakit selama 3 hari, dan menurut diagnosa dokter saya tak mengidap penyakit apapun. Hingga suatu sore menjelang maghrib penyakit itu tiba2 menyerang saya lagi, saya rubuh di dapur dan akhirnya saya dipindahkan ke tempat tidur saya.Waktu itu saya sadar dengan sesadar-sadarnya disekeliling saya telah berkumpul orang tua, sanak saudara dan tentangga saya, saya melihat bapak saya menangis meraung-raung.Saya berjuang sekuat tenaga dan pikiran saya , untuk terbebas dari rasa sakit itu. Tapi jangankan menggerakkan tangan, untuk bersuara saja saya tidak mampu.Tenggorokan saya seperti tersekat, semakin saya berusaha meronta dada saya seperti terhimpit karang.makin meronta rasanya dada ini makin ditindih makin berat, Saya inget mata saya waktu itu mendelik-delik, dan anehnya waktu itu segala sesuatu yang saya pernah lakukan selama ini muncul semuanya, tentang dosa-dosa saya, tentang orang tua saya, tentang utang saya dll.Saya makin merasa ketakutan, saya merasa mungkin inilah waktunya saya harus pulang kembali ke Gusti Alloh,(waktu itu rasanya saya sudah tidak bernafas), hingga dalam keputus asaan saya pasrahkan diri saya dengan seikhlas-ikhlasnya(ikhlas secara spontan tanpa dibuat-buat)waktu itu dalam hati saya meratap:Duh Gusti kalau memang garis hidupku sampai disini aku ikhlas memenuhi panggilanmu. Sungguh Aneh tiba2 kekuatan tubuh saya sedikit demi sedikit malah mulai pulih kembali dan beban di dada saya sedikit demi sedikit mulai hilang dan bahkan hilang sama sekali aliyas plong. Maka Alhamdulillah saya masih hidup sampai sekarang ini.Sedikit saya mengambil kesimpulan bila seseorang telah menggapai kesucian, kesadaran dan keikhlasan tertinggi maka dia akan mengetahui kapan ia harus pulang dan dengan cara bagaimana dia harus pulang, yang ada adalah menyongsong kematian dengan senang hati bukan malah berontak atau berusaha lari dari kematian.<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi \u2013 Desember 7, 2007<br>ketika kita diambang maut maka disitulah rasa keikhlasan tinggi muncul akan tetapi setelah kita selamat apakah kita juga masih bisa mempertahankan keikhlasan kita itu seperti keikhlasan yang muncul sewaktu kita diambang maut ??????<\/li>\n\n\n\n<li>Ngabehi kiduling mesjid \u2013 Desember 7, 2007<br>Betul Mas siliwangi, makanya sejak saat itu saya terpacu untuk selalu belajar dan belajar supaya bisa meraih keikhlasan seperti waktu saya menghadapi peristiwa tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li>nona wisnu \u2013 Desember 7, 2007<br>amin<br>gue doain u cpet ikhlas mas ULI<br>(ngabehi kidULIng mesjid<\/li>\n\n\n\n<li>Pak De Mund \u2013 Desember 7, 2007<br>Sederengipun kulo nderek nepangaken nggih,,\u2026..<br>Melihat diskusi ini sangat menarik sebagai bekal saya untuk belajar ke PONOROGO. Mengomentari kang mas Ngabehi Kidul masjid,\u2026. barangkali kang mas kan belajar,\u2026. itu sebgai ujiannya mas mungkin,\u2026\u2026sebagaimana kita cita-citakan : Golek memanise pati,\u2026.<br>Nuwun<\/li>\n\n\n\n<li>gondo arum \u2013 Desember 8, 2007<br>Setuju banget sama Mas Siliwangi,<br>memang keiklasan dan kepasrahan tertinggi kadang muncul saat batas hidup mati, seperti waktu mobil yg aku tumpangi jungkir balik 4 kali di jalan tol sampai ringsekkk\u2026saat aku sadar mataku merem gak pegangan tp mulutku menyebut Ya Tuhanku dan Allahku berkali2\u2026batinku aku mati sekarang ya gak papa aku siap \u2026<br>Itu titik balik hidupku, kadang aku malu sendiri, selama ini belajar ttg kepasrahan..keikhlasan kok gak mudeng2 juga, mosok musti ngalami kejadian extrim dulu ya\u2026<br>Salam,<\/li>\n\n\n\n<li>sujiatmoko \u2013 Desember 10, 2007<br>Salamu\u2019alaikum, Kadang Sedoyo \u2026<br>Waduh .. kok yang dialami sm mba Gondo Arum sama dengan saya ya \u2026<br>Cuma bedanya, njenengan pake mobil sedangkan saya pakai Kuda Besi.<br>Melihat dari kondisi yang ada pada waktu itu dimana si Kuda Besi hancur, sangat kecil kemungkinan saya bisa selamat. Jantung tidak berdetak \u2026 nafas berhenti\u2026 dan saya sadar berada pada \u2018padang rumput hijau\u2019 yang terhampar luas dengan udara sejuk serta tidak ada matahari dan awan \u2026 yang ada hanyalah langit biru dan kedamaian \u2026 Saya sadar bahwa sudah berada di alam yang bebeda. Sunyi \u2026 tanpa suara apapun termasuk suara tiupan angin pun tidak terdengar. Saya pun hanya mengucapkan \u2018Tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Agung\u2019 dan \u2018Semua yang berasal dari Allah, akan kembali kepada Allah\u2019.<br>Karena tugas masih belum selesai, maka Allah meminta saya kembali ke jasad untuk menyelesaikan tugas setelah menikmati alam kemudian selama 12 jam (menurut keluarga dan dokter\u2026). Sedih rasanya harus bergelut dengan nafsu dunia kembali\u2026 tapi inilah ladang tugas kita. Dan Allah dengan Ke-MAHA-an-Nya memperlihatkan sesuatu yang luar biasa. Tubuh saya tetap segar (tanpa luka dalam)\u2026 tanpa luka lecet sedikit pun\u2026 dan setelah melalui CT-Scan berulang-ulang, dokter yakin bahwa tidak ada kerusakan sedikitpun pada selaput otak dan tengkorak.<br>Allah Maha Besar \u2026.<br>Salam Sejati<br>Sujiatmoko<\/li>\n\n\n\n<li>siliwangi \u2013 Desember 10, 2007<br>Bersyukurlah bagi orang2x yang pernah melihat alam kematian<br>ataupun pernah merasakan berada diambang kematian karena dengan bekal pengalaman tersebut setidaknya kita jadi lebih tahu dan lebih jelas dengan tujuan Gusti Allah menciptakan kita sehingga kita akan lebih waspada dalam menjalani hidup ini.<br>Salam Hormat saya buat Mas Sujiatmoko, Gondo Arum , Mas Ngabehi k.m dan kadang Gantharwa semuanya<br>semoga kita semua berada dalam lindungan Gusti Allah Swt.<\/li>\n\n\n\n<li>pian \u2013 Desember 10, 2007<br>sekarang banyak orang yang hanya bisa menjabarkan pengertian tapi tidak tau hakikat pengertian. misal apa pengertian wujud allah ? kenyataan dari pada allah\/aku bergerak karena allah itukan hanya penjabaran saja sama sekali tidak bersentuhan dengan hakikat wujud allah itu yang harus nya dipikirkan.<br>berfikir bukan menggunakan otak tapi gunakan hati<br>karena pikiran itu hanya terbatas tapi hati sangat luas<br>mustahil bagi manusia tidak bagi tuhan<br>karena yang menyangkut rahasia tuhan hanya lah tuhan sendiri yang tahu tidak ada manusia yang mengetahui sesuatu apapun.<br>wujud diatas segala-galanya yang lain tidak ada<\/li>\n\n\n\n<li>ynop do \u2013 Desember 10, 2007<br>segala kelebihan, kehebatan juga kesempurnaan hanya milik<br>gusti Allah subhana wa ta\u2019ala semata,<br>segala kekurangan, ketidakmampuan juga kesalahan hanya milik<br>saya sebagai hamba \u2013 Nya.<\/li>\n\n\n\n<li>ynop do \u2013 Desember 10, 2007<br>subhanallah sujiatmoko\u2026\u2026\u2026.,<br>Allah maha mengetahui.<br>ada yang bisa beri saya penjelasan ;<br>mengenai pengalaman pribadi saya,<br>hal tersebut terjadi pada (sebut saja tunangan saya \u2013 \u2018N\u2019 ),<br>N berdua saya pulang berkunjung dari rumah orangtua saya di bandung, kejadian tersebut sekitar ba\u2019da ashar dan masih dalam bis di perjalanan di wilayah tol antara padalarang \u2013 purwakarta.<br>\u2018N\u2019 tiba-tiba terpaku lalu tangannya mencengkram lengan saya, ada sekitar 5 menit (kurang lebih). lalu saya lihat mukanya tampak samping (karena berkerudung), sangat pucat, tatap dan binar matanya sayu juga kosong namun tenang dan damai\u2026\u2026.<br>setelah kejadian tersebut (masih di perjalanan dalam bis), saya bertanya kenapa? \u2018N\u2019 hanya menjawab, \u201csaya merasakan kesunyian yang amat sangat dan kedamaian juga pemandangan yang indah sekali\u201d, dengan senyum tapi terlihat sedih atau hampir menyerupai ketakutan dan syukur\u2026\u2026\u2026,<br>waktu berlalu setelah mencoba dan terus bertanya sedikit mendesak<br>akhirnya \u2018N\u2019 bercerita kalau dia sudah beberapa kali mengalami hal tersebut, kejadian-kejadian nya ada disembarang tempat dan waktu.<br>malahan waktu dekat ini, seminggu yang lalu\u2026,<br>\u2018N\u2019 pulang malam, saya tidak bisa menjemputnya, makanya \u2018N\u2019 pulang naik angkot (dan memilih kursi depan samping sopir )\u2026..<br>namun sepanjang dalam perjalanan \u2018N\u2019 melihat bayangan -bayangan berupa asap ataupun kabut yang berwarna putih, abu-abu juga hitam menyerupai papan atau orang selain bayangan pohon ataupun rumah dan orang yang terkena pantulan sinar cahaya motor\/mobil (kondisi cerah, sekitar jam 10 malam)<br>pada saat itu \u2018N\u2019 hanya beristighfar dan dalam kondisi sadar 100 persen, lalu menelpon saya dan minta di temenin pulang, arah angkot tujuan pulangnya memang lewat daerah rumah saya, lalu \u2018N\u2019 turun dan tunggu saya di pos satpam, selang setengah jam saya datang, dalam kondisi cape pulang kerja\u2026.,<br>saya antar pulang namun dalam perjalanan dari rumah saya ke rumah \u2018N\u2019 yang hanya berjarak 25menit itu \u2018N\u2019 hanya terdiam dan terdengar nada istighfar sangat lembut mungkin hampir berbarengan dengan tarikan ataupun hembusan nafasnya.<br>dan pada saat itu saya merasakan kesunyian dan kedamaian yang sangat sulit dikatakan\u2026.<br>nyaman sekali\u2026.<br>bahkan bunyi mesin kuda besiku pun hampir tidak terdengar, saya dalam keadaan sadar\u2026,<br>alhamdulillah\u2026 kami berdua masih sehat dalam lindungan Allah hingga saat ini., Amin.<\/li>\n\n\n\n<li>nona wisnu wardhani \u2013 Desember 11, 2007<br>waw menarik banget mas Moko dan mas Ynop do,\u2026\u2026\u2026<br>mas Moko lebih beruntung ya\u2026..mas koid 12 jam\u2026gue cuma 2 jam doang\u2026\u2026.<br>gue koid karna saat ditikungan makam motor yang gue kendarai tabrakan ama truk gandeng\u2026\u2026. gue terlempar pas kekuburan dan koid disana\u2026. (kok pas dirumah masa depan ya??)<br>hehehehe\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026..<br>tubuh gue g papa cuma lecet2 tapi kepala gue retak dan lukanya parah\u2026\u2026<br>gue koid seketika\u2026\u2026\u2026dan saat suster nutupin jasad gue, (2 jam-an) gue idup lagi tapi kepala gue yang rusak jadi utuh lagi\u2026.g luka sedikitpun\u2026.(g masuk akal ya??) tapi gue amnesia selama 3 minggu ampe 4 minggu\u2026\u2026.<br>terus kata ortu, sifat ,sikap, dan semua yang ada pada diri gue brubah 180 drajat\u2026..<br>yang tadinya penurut, halus,sopan, kalem dan g neko2 jadi galak, sadis, dll\u2026..bahkan saat gue SMA gue ikut tawuran\u2026.<br>hehehehe\u2026\u2026\u2026<br>bahkan ampe sekarang gue g inget masalalu sebelum mati\u2026.. cuma kejadian tertentu yang gue inget\u2026. itu aja kata ortu saat gue celaka doang yang biasa g satupun\u2026\u2026<br>gara2 itu kepekaan gue ma yang Ghaib jadi nambah dan gue bisa meramal\u2026..<\/li>\n\n\n\n<li>pian \u2013 Desember 12, 2007<br>lebih baik kita ngobrol langsung lewat tlpn<br>085268331118 lebih enak ngobrol langsung dari pada lewat tulisan<\/li>\n\n\n\n<li>nona wisnu wardhani \u2013 Desember 12, 2007<br>ngobrol tentang apa mas Pian??<\/li>\n\n\n\n<li>pian \u2013 Desember 14, 2007<br>obrolan tentang mengenal diri (makrifat)<\/li>\n\n\n\n<li>ynop do \u2013 Desember 21, 2007<br>sungguh beruntung bagi mereka yang telah mendapatkan karunia ataupun pengalaman yang sungguh sangat dahsyat\u2026..<br>menjalani alam fana kemudian melalui alam kematian dan kembali ke alam fana lagi, ada yang mendapatkan kelebihan, ada ynag mendapatkan kepribadian baru yang tentunya didapatkan dari pengalaman yang berbeda tentunya\u2026.<\/li>\n\n\n\n<li>ynop do \u2013 Desember 21, 2007<br>yang menjadi pertanyaan saya \u2026?<br>apa hikmah yang didapat dari momen tersebut\u2026,<br>pelajaran apa atau ada maksud apakah, dengan momen tersebut ?<\/li>\n\n\n\n<li>Adi \u2013 Desember 22, 2007<br>Kalo bagi saya pribadi, dari \u201cpengalaman\u201d yg dialami para pelaku peristiwa itu \u201cmungkin\u201d dapat diambil \u201chikmah\u201d : 1. Segala sesuatu berasal dari Allah SWT dan akan kembali kepada Allah SWT. 2. Ada \u201ctugas tertentu\u201d yg diemban bagi para pelaku peristiwa 3. Menjalani hidup lebih baik dari sebelumnya, termasuk mempersiapkan \u201cbekal\u201d untuk \u201cpulang\u201d kembali pada Sang Pencipta. 4. Kemampuan baru yg diperoleh para pelaku peristiwa akan membawa \u201cmanfaat\u201d bagi dirinya dan orang2x di sekitarnya. Wassalam. Adi.<\/li>\n\n\n\n<li>ynop_do \u2013 Desember 31, 2007<br>selamat menyambut pergantian tahun masehi,<br>nona wisnu wardhani hebat\u2026.. masih garang\u2026!!<br>hehe\u2026<br>nona wisnu,<br>mengingat suatu kejadian bahkan sekarang terulang kembali,<br>dulu sewaktu saya bekerja daerah jakarta utara,<br>ada suatu tempat yang sering saya lewati pergi pulang\u2026.,<br>\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026.;<br>waktu itu saya baru dipindahtugaskan sekitar satu bulan ke daerah cakung cilincing jakarta utara, sering pulang sampai larut apalagi kalau akhir bulan atau awal bulan\u2026, pada waktu itu hujan rintik,<br>motor saya bejalan pelan\u2026 saya perhatikan jalan berlobang, papan iklan, pohon juga angkot yang kadang lewat hanya untuk sekedar mengenali daerah saja.<br>ada bangunan yang menarik perhatian hati saya, gambarannya bentuk gudang tua seperti barak memanjang dengan pohon kanan kiri rimbun terlihat sangat sejuk dan pagar kokoh yang memanjang namun tidak tinggi, pada ujung pagar namun tidak di pojok ada papan tertera SD\u2026..,<br>saya lalui begitu saja malam itu, malam-malam selanjutnya saya tidak begitu memperhatikan,<br>sampai suatu ketika saya pulang sore hari, dan mampir di warung pinggir jalan pecel lele tidak jauh dari lokasi tersebut, yang bikin saya kaget\u2026 koq saya melihat kompleks pekuburan yang cukup rimbun dengan pagar rendah bercat coklat terlihat kokoh,<br>kesadaran saya hanya berlalu begitu saja\u2026, penasaran.<br>besok paginya juga pulang kerja saya coba perhatikan daerah tersebut, dan yang terlihat memang lokasi pekuburan, bukan SD yang pertama saya lihat sebelumnya, dan tetap pekuburan\u2026,<br>sampai saya hijrah ke bogor..!!<br>dan kejadian tersebut saya alami untuk kedua kalinya di daerah serpong\u2026..,<br>mohon pendapat dari temans gantharwa, dari siliwangi, dari nona wisnu, dari ngabehi, dari sujiatmiko, dari sanjaya, dari mas moderator\u2026..<br>fenomena apakah yang saya alami ini ??<\/li>\n\n\n\n<li>Adi \u2013 Januari 1, 2008<br>Buat mas ynop do. 1. Dugaan saya sih, pas tengah malam pertama saat hujan rintik, \u201ckebetulan\u201d saat itu \u201cgerbang dimensi\u201d terbuka dan terlihat secara tidak sengaja oleh mas. Jadi terlihat gedung SD, walaupun di siang hari adalah pekuburan tua. 2. Atau di masa lalu, gedung SD lebih dulu ada dibanding pekuburan. Jadi lahan pekuburan saat ini di jaman dulu pernah dibangun gedung SD. Atau ada tanggapan lain dari teman2x ?<\/li>\n\n\n\n<li>Sujiatmoko \u2013 Januari 2, 2008<br>Salamu\u2019alaikum, Kadang Sedoyo \u2026.<br>Buat mas Ynop Do, mungkin apa yang disampaikan oleh mas Adi ada benarnya dimana kuburan tersebut sebelumnya adalah SD yang diubah menjadi Tempat Pemakaman Umum. Jadi yang dialami njenengan adalah Basiroh (penglihatan) atas \u2018jejak energi\u2019 yang tertoreh dialam semesta (Universe). Basiroh inilah yang sering digunakan oleh para petualang spiritual untuk menelusuri kejadian yang telah terjadi dan yang akan terjadi. Jadi kejadian-kejadian yang kita alami adalah seperti melintasi \u2018lintasan-lintasan energi\u2019 yang telah tertoreh dialam semesta raya ini. Dalam Al Qur\u2019an disebutkan bahwa \u2018Torehan Energi\u2019 ini ditulis oleh Sang Penulis (Gusti Yang Maha Agung) dalam Kitab Lauh Mahfuzh yang kemudiannya diturunkan kedalam kitab Zabur melalui Nabi Daud (David) a.s.<br>Jika mas Ynop Do memiliki semangat yang lebih tinggi lagi untuk mencari, maka njenengan akan menemukan tingkat yang lebih tinggi lagi yaitu \u2018kemampuan Ruhani\u2019 yang mampu berkomunikasi dengan para RUH yang \u2018Masih Menunggu\u2019 untuk \u2018Tahap Kehidupan\u2019 berikutnya atau RUH yang tidak menemukan \u2018Jalan Pulang\u2019 menuju Gusti Yang Agung. Atau pula menemukan RUH yang menyesali telah melepaskan jasadnya karena emosi yang tidak terkontrol dan berusaha mencari \u2018JASAD\u2019 kosong untuk meneruskan tugas yang belum selesai.<br>Masih ada 2 tingkat lagi, mas \u2026<br>Tapi nanti saja kita bahas, menunggu topic yang akan disampaikan oleh pak MOD..<br>Semoga keterangan kecil ini bisa membantu njenengan ya mas Ynop Do \u2026<br>Salam ta\u2019zim untuk mas Adi dan semua tamu serta Kadang disini\u2026<br>Salam Sejati<br>Sujiatmoko<\/li>\n\n\n\n<li>nona wisnu wardhani \u2013 Januari 2, 2008<br>jawaban gue sama ma mas adi ma mas moko\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026<\/li>\n\n\n\n<li>lingga \u2013 Januari 4, 2008<br>om swastyastu,.<br>salam damai..<br>boleh sharing ya kakak2 skalian..<br>dulu tamat SMA saya, pernah ngaku jadi awatara Hindu,,kalki..bahwa hari ini kiamat\u2026trus sluruh keluarga berdoa\u2026<br>tapi esoknya saya dibawa nih ke psikiater\u2026gila mungkin..nah seperti bahasanya Schizoprenia lah..ada tuh kan orang merasa dirinya nabi,Tuhan, titisan, dsb2\u2026<br>sejak saat itu , selama 2 tahun, seperti mati aja..<br>kayaknya 2 tahun sudah hilang dari muka bumi\u2026mencari pengobatan , menjalani pengobatan baik medis dan non medis\u2026<br>kayak di alam baka saja\u2026rasanya..ga ada semangat putus asa..depresi..dsb2..<br>akhirnya bertemu dengan guru spiritual (kalo boleh dibilang)..<br>mengajarkan tentang berbagai hal..baik hidup, mati, menjalaninya, sampai sharing tentang keagamaan, keheningan, moksa,.dsb2\u2026<br>satu kata teringat yang membuat pasrah, iklas, menjalani semua..<br>\u201cbiarkan saja lingga seperti itu, udah karmanya, udah jalannya, mau diapain jga ga bisa\u201d<br>dhuuuueeeng..duaaaaarr,,kayak kesrempet truk, kesetrum petir\u2026<br>tapi itu membangkitkan diri dari kubur juga\u2026rasa maksudnya..<br>ada api bangkit..dari keputus asaan..<br>nah yah sekarang nyari pengetahuanlah juga..<br>kita juga mencari jalan pulang menuju suatu jiwa yang Mulia, Murni, dan Suci\u2026<br>hehe..saya masih belajar untuk ke sana..<br>ntar ditanyain\u2026wesss ngerti lee..<br>masak jawabannya belum..ntar dibilangin lagi..<br>durung ngerti yoo..balik sana lagi, blajar lagi..<br>mungkin sekarang mau mempraktekkan aja\u2026kalo masih ada jiwa yang perlu dicerahkan, yang sama seperti saya..hehe..<br>terus terang kalo dah posting disini, gmana rasanya ya..damaii gitu..hehe\u2026<br>byee..mohon doa restu\u2026<br>amin..<br>om santi, santi, santi om..<br>semoga damai di hati, di dunia, dan damai selalu berkat karunia-MU..sang AKU..<\/li>\n\n\n\n<li>FAJAR \u2013 Januari 24, 2008<br>,\u2026\u2026\u2026.. APA BEDANYA MATI DAN TIDUR \u2026\u2026\u2026.<br>KALU KM PERNAH MERASAKAN TIDUR, BERARTI KM JG PERNAH MERASAKAN MATI \u2026\u2026\u2026..!!!!!???????\/<br>ORANG KADANG TAKUT MATI, PADAHAL SETIAP HARI ORANG MERASKANAN MATI.<br>MASLAH KNAPA ORANG MATI, TDK PENTING \u2026 YG LEBIH PENTING ADALAH \u2026. BAGAIMANA ORANG SETELAH MATI???????<\/li>\n\n\n\n<li>dhaman \u2013 Januari 24, 2008<br>kehidupan tak beda dengan kematian<br>kematian tak beda dengan kehidupan<br>semua adalah kehendak kita<\/li>\n\n\n\n<li>Lingga Wardana \u2013 Januari 30, 2008<br>jika saya berkata bahwa dia alam setelah kematian..adalah kosong, hampa , belaka\u2026<br>bahwa surga dan neraka sebenarnya tak ada..hanyalah spirit untuk tetap ada\u2026<br>bagaimana kalau mati itu adalah hidup, hidup adalah mati\u2026sebenarnya surga ada di bumi\u2026.<br>bahwa surga itu adalah rasa sayang kepada seluruh mahluk, bahwa surga tanpa kebencian, bahwa surga adalah rasa mengayomi terhadap semua mahluk, bahwa segala yang Tuhan berikan sesungguhnya sudah sangat lebih cukup bagi manusia..<br>dan manusia hanya selalu protes, hanya selalu kekurangan, hanya selalu meminta, tidak mau mengasihi, merasa serakah, nafsu amarah\u2026itukah namanya neraka\u2026<br>bagaimana merasakan surga di bumi, jika rahasa itu mashih adha\u2026<br>kalopun ada surga dan neraka di luar kematian\u2026<br>yang saya inginkan mungkin menikmati rasa akan surga cinta, kasih sayang, mengasihi semua mahluk, baik binatang, tumbuhan, ..<br>sesungguhnya pikiran itu tajam bagai pedang, pedang yang mengoyak rasa lewat segala caci maki\u2026sanggupkah kau menahan laju kuda liar pikiran..untuk tidak memikirkan keburukan, memikirkan ksyirikan, memikirkan bahwa yang jahat ada untuk mengingatkan kita untuk menyadarkannya atau menyerapnya agar tidak diikuti dilaksanakan\u2026<br>bahwa semua kritik adalah baik buruk sama untuk mencapai suatu khalik dalam segitiga tertinggi\u2026<br>sesungguhnya surga pun ada di bumi dalam rasa yang sujati\u2026<br>shaallooomm\u2026<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(Tidak Masalah. Kalau mau di terjelmahkan akan lebih baik untuk tamu yang lain. Red) (Saudaraku, tidak usah diceritakan masa lalu ya\u2026 biarlah yang berlalu tetap berlalu\u2026 apakah saudara sudah baik sekarang, bagaimana denga keluarga dan guru anda? Baiknya kita kembali<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-449","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"jwk","author_link":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/author\/jwk\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/category\/uncategorized\/\" rel=\"category tag\">Uncategorized<\/a>","rttpg_excerpt":"(Tidak Masalah. Kalau mau di terjelmahkan akan lebih baik untuk tamu yang lain. Red) (Saudaraku, tidak usah diceritakan masa lalu ya\u2026 biarlah yang berlalu tetap berlalu\u2026 apakah saudara sudah baik sekarang, bagaimana denga keluarga dan guru anda? Baiknya kita kembali","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/449","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=449"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/449\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":450,"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/449\/revisions\/450"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=449"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=449"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=449"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}