{"id":220,"date":"2026-07-23T03:12:01","date_gmt":"2026-07-23T03:12:01","guid":{"rendered":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/?p=220"},"modified":"2026-07-23T03:12:02","modified_gmt":"2026-07-23T03:12:02","slug":"motivasi-baik-dan-penyangkalan-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/2026\/07\/23\/motivasi-baik-dan-penyangkalan-diri\/","title":{"rendered":"Motivasi Baik dan Penyangkalan Diri"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Motivasi Baik Dan Penyangkalan Diri<br>Jumat Kliwon 18 Februari 1999<\/strong><br>Oleh: Kiai Ganjel<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karma terdiri dari dua:<br>1. Karma umat manusia<br>2. karma pribadi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gantharwa selalu menghasilkan atau bermotivasi yang terbaik,<br>itu adalah suatu keharusan, dan jika tidak atau terjadi kerusakan, maka harus dilakukan suatu perbaikan, jika tidak bisa, barulah diganti.<br>\u201cMotivasi\u201d haruslah selalu menuju ke yang \u201cterbaik\u201d, dalam perjalanannya yang disebut \u201cproses\u201d, jika terjadi kerusakan maka prosesnya harus kearah \u201cmemperbaiki\u201d yang artinya pengantian lebih baik.<br>Sama halnya dalam Prinsip Cinta yang adalah&nbsp;dari apa adanya memproses menjadi yang seharusnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Penyangkalan Diri<\/strong><br>Penyangkalan diri adalah sesuatu yang dalam kondisi rusak harus adanya penyangkalan diri. Tapi kalau manusia yang asli, tidaklah perlu adanya \/ tidak adanya penyangkalan diri.<br>Maka segala sesuatu yang masih baik harus dipergunakan untuk Memuliakan Allah. Dunia yang rusak jangan kita hanyut didalamnya tapi harus diperbaiki.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tujuan kita menjadi Gantharwa yang nanti akan sering banyak sebutan (paranormal, dukun dll) adalah damai dan sejahtera. Maka kalau dianggap suatu \u201cpenderitaan\u201d bagi orang tertentu adalah Gantharwa\/paranormal yang tidak benar kalau tidak bisa membawa damai dan sejahtera. Menjadi Gantharwa\/paranormal yang benar tentu saja bertanggung jawab atas perbuatannya atau yang dilakukannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Motivasi Baik Dan Penyangkalan DiriJumat Kliwon 18 Februari 1999Oleh: Kiai Ganjel Karma terdiri dari dua:1. Karma umat manusia2. karma pribadi Gantharwa selalu menghasilkan atau bermotivasi yang terbaik,itu adalah suatu keharusan, dan jika tidak atau terjadi kerusakan, maka harus dilakukan suatu<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-220","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"rttpg_featured_image_url":null,"rttpg_author":{"display_name":"jwk","author_link":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/author\/jwk\/"},"rttpg_comment":0,"rttpg_category":"<a href=\"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/category\/uncategorized\/\" rel=\"category tag\">Uncategorized<\/a>","rttpg_excerpt":"Motivasi Baik Dan Penyangkalan DiriJumat Kliwon 18 Februari 1999Oleh: Kiai Ganjel Karma terdiri dari dua:1. Karma umat manusia2. karma pribadi Gantharwa selalu menghasilkan atau bermotivasi yang terbaik,itu adalah suatu keharusan, dan jika tidak atau terjadi kerusakan, maka harus dilakukan suatu","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=220"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":221,"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/220\/revisions\/221"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=220"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=220"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jagaweningkaton.my.id\/latihan3\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=220"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}